Batas Wilayah Indonesia Secara Letak Geografis dan Astronomis

Batas Wilayah Indonesia

Batas Wilayah Indonesia – Syarat sebuah negara yaitu memiliki rakyat, pemerintahan berdaulat, dan memiliki wilayah. Dengan adanya wilayah, maka tiap negara diwajibkan memiliki batas wilayah yang berguna untuk mengatur dan menandai peraturan yang berlaku di wilayah tersebut, termasuk Indonesia.

Batas wilayah Indonesia ditentukan dari banyak hal, mulai dari bentuknya, letak geografisnya, maupun letak astronomisnya. Wilayah negara Indonesia telah termaktub dalam UUD RI Tahun 1945 Pasal 25 A.

Dari pasal tersebut dapat diambil pengertian bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dan memiliki batas wilayah tertentu. Dengan begitu, sebagai warga Indonesia hendaknya memahami dan mengetahui apa saja batas wilayah Indonesia. Batasan tersebut dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:


Batas Wilayah Indonesia Menurut Bentuknya

Batas Wilayah Indonesia Menurut Bentuknya

Menurut bentuknya, Indonesia memiliki 3 batas wilayah, yaitu batas laut, batas darat, dan batas udara. Warga negara Indonesia boleh berkegiatan di dalam 3 wilayah territorial tersebut asalkan tidak melanggar aturan hukum. Sedangkan untuk warga negara asing, perlu pelaporan khusus apabila ingin beraktivitas, memasuki, maupun melewati territorial Indonesia. 3 Batasan territorial tersebut adalah:

1. Batas Laut

Indonesia adalah negara maritim di mana luas lautnya lebih besar daripada daratan. Untuk mengukurnya, biasanya ditarik garis mulai dari bagian pantai yang paling rendah saat surut. Terdapat 3 zona dalam batas laut Indonesia, yaitu:

  • Batas laut territorial
  • Batas landasan kontinen
  • Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

Batas laut territorial diukur mulai dari garis dasar yaitu ketika pantai surut dan berjarak 12 mil ke arah luar laut lepas. Luas laut territorial Indonesia adalah 282.583 km2 dan di dalam wilayah tersebut adalah hak kegaulatan Indonesia sepenuhnya. Tidak diperbolehkan negara lain berlayar di territorial laut Indonesia tanpa izin.

Batas yang kedua yaitu batas landasan kontinen yang memiliki kedalaman kurang dari 200m. Bagian dasar laut paling ujung Negara Indonesia namun masih berhubungan benua merupakan batas landasan kontinen. Luas landasan kontinen Indonesia adalah 2.749.001 km2 cara pengukurannya yaitu mulai dari garis dasar pantai ke arah luar. Jarak paling jauh dari pengukuran tersebut yaitu 200mil.

Terakhir yaitu Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), dengan pengukuran jarak 200 mil dari pulau terluar Indonesia. Pertama kali pengumuman ZEE Indonesia yaitu pada tanggal 21 Maret 1980 dengan luas 2.936.345 km2.

Dalam zona ZEE Indonesia memiliki beberapa hak, misalnya dapat melakukan ekspolrasi, ekspoitasi dan konservasi sumber daya alam. Selain itu Indonesia juga memiliki hak jika dilakukannya penelitian, perlindungan, dan pelestarian laut. Hak berikutnya yaitu Indonesia mengizinkan pelayaran internasional melalui wilayah Indonesia dan memasang sarana perhubungan laut.

2. Batas Darat

Batas darat yaitu batasan yang berada di darat dan berbatasan dengan wilayah lainnya secara langsung. Dengan begitu, batas yang dimaksud dapat berupa hutan, gunung, dan batasan darat laiinnya. Bagi Indonesia, terdapat 3 batasan darat, yaitu Papua New Guinea, Malaysia, dan Timor Leste.

3. Batas Udara

Di setiap negara, pada umumnya memiliki batas negara, termasuk Indonesia dengan batasan horizontal dan vertikal. Dari ketiga batasan tersebut, batas udara lah yang sering kali dilanggar karena medannya sulit dan membutuhkan biaya yang besar dalam penjagaannya.

Batas udara vertikal Indonesia, yaitu 110 km dari konstruksi ketinggian permukaan negara Indonesia. Sedangkan, untuk batas udara horizontalnya diukur sama seperti luas wilayah negara Indonesia.

Baca Juga: wawasan nusantara


Batas Wilayah Indonesia Menurut Geografis

Batas Wilayah Indonesia Menurut Geografis

Letak geografis yaitu letak suatu negara yang dilihat berdasarkan kenyataan di bumi serta menentukan posisi satu daerah dengan daerah lain. Indonesia adalah negara yang strategis karena berada di antara dua benua dan dua samudera. Dengan begitu, wilayah Indonesia memiliki perbatasan wilayah secara geografis yang dapat dibagi menjadi 4, yaitu:

1. Batas Teritorial Indonesia Bagian Utara

Di Bagian utara, Indonesia memiliki batas territorial berbatasan dengan perairan dan daratan. Untuk daratan, Indonesia berbatasan dengan:

  • Negara Malaysia di Pulau Kalimantan
  • Timor Leste di Pulau Nusa Tenggara Timur
  • Papua New Guinea di Pulau Pulau Irian Jaya

Sedangkan batas perairan bagian utara adalah sebagai berikut:

  • Perairan Malaysia
  • Perairan Singapura
  • Perairan Filipina
  • Perairan Thailand
  • Perairan Vietnam
  • Laut Cina Selatan
  • Selat Malaka
  • Samudera Pasifik

2. Batas Teritorial Indonesia Bagian Barat

Pada bagian barat, batas wilayah Indonesia hanya mencakup perairan saja, tidak ada daratan. Batas lautan Indonesia di bagian barat yaitu:

  • Samudra Hindia
  • Perairan India

3. Batas Teritorial Indonesia Bagian Timur

Di bagian timur, batas wilayah Indonesia meliputi perairan dan juga daratan. Untuk daratan, wilayah Indonesia berbatasan dengan negara Papua New Guinea di Pulau Irian Jaya. Sedangkan pada batas lautan di bagian timur, Indonesia berbatasan degan Samudera Pasifik.

4. Batas Teritorial Indonesia Bagian Selatan

Sama halnya seperti bagian timur dan utara, batas wilayah Indonesia pada bagian selatan juga merupakan wilayah daratan dan perairan. Wilayah daratan berbatasan dengan negara Timor Leste di Pulau Nusa Tenggara Timur. Sedangkan wilayah perairan, berbatasan dengan Samudera Hindia di bagian selatan Indonesia.


Pengaruh Letak Geografis bagi Indonesia

Pengaruh Letak Geografis Bagi Indonesia

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Indonesia diapit oleh dua samudera besar, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Dengan begitu, Indonesia akan mendapatkan angin laut yang dapat membawa banyak hujan sehingga Indonesia menjadi negara beriklim tropis.

Selain itu, adanya letak geografis menjadikan negara Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim panas. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya hembusan angin yang dibawa secara rutin enam bulan sekali.

Letak Indonesia yang berada diantara dua benua dan dua samudera menjadikan Indonesia negara yang kaya budaya, bahasa, seni, dan peradabannya. Kekayaan Indonesia tidak terlepas dari negara sekitarnya, misalnya soal budaya yang merupakan hasil asimiliasi dari budaya melayu.

Baca Juga: norma kesopanan


Batas Wilayah Indonesia Menurut Astronomis

Batas Wilayah Indonesia Menurut Astronomis

Batas wilayah menurut astronomis adalah batas wilayah yang diukur berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Sesuai garis lintang, Indonesia memiliki letak astronomis 6 ° Lintang Utara – 11° Lintang Selatan. Adanya posisi garis lintang tersebut menyebabkan Indonesia beriklim tropis. Ciri-ciri negara yang memiliki iklim tropis, yaitu:

  • Memiliki curah hujan tinggi
  • Memiliki hujan tropis yang luas
  • Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun
  • Memiliki kelembaban udara yang tinggi

Sedangkan menurut garis bujur, Indonesia memiliki letak astronomi 95° Bujur Timur – 141° Bujur Timur. Dengan adanya garis bujur tersebut, maka menyebabkan Indonesia memiliki tiga zona waktu. Zona waktu Indonesia yaitu terdiri dari:

  • Waktu Indonesia bagian Barat (WIB). WIB memiliki selisih waktu +7 terhadap Greenwich Mean Time (GMT). Wilayah Indonesia yang memiliki Waktu Indonesia bagian Barat yaitu Pulau Sumatera, Pulau Jawa, dan sebagian Pulau Kalimantan.
  • Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA). Sedangkan bagi WITA, selisih waktu dengan GMT adalah +8. Wilayah Indonesia yang menggunakan WITA adalah Pulau Bali, Nusa Tenggara, sebagian Pulau Kalimantan, dan Pulau Sulawesi.
  • Waktu Indonesia bagian Timur (WIT). WIT memiliki selisih waktu +9 terhadap GMT dan wilayah Indonesia yang menggunakan WIT yaitu Kepulauan Maluku, Papua, dan Papua Barat.

Itulah ulasan lengkap mengenai batas wilayah Indonesia menurut bentuknya, geografis, dan astronomis. Setiap negara tentunya memiliki batas wilayahnya sendiri, termasuk Indonesia. Batasan tersebut dibuat untuk mencegah adanya konflik antar negara.

Batas Wilayah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *