Arti Ungkapan Darah Biru Adalah ? dan Contoh Dalam Kalimat

Arti Ungkapan Darah Biru

Arti Darah Biru – Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai arti ungkapan darah biru hingga sejarah kemunculan istilah ini. Sejak dulu, istilah darah biru ditujukan kepada keluarga kerajaan dan priyayi. Keberadaan istilah ini dimaksudkan agar menjaga kehormatan dan kemurnian raja beserta keturunannya.

Disisi lain, istilah darah biru yang menjadi simbolis, juga dapat membuka ruang kesombongan dikalangan kaum bangsawan sehingga berimbas buruk kepada rakyat biasa. Terlepas dari hal tersebut, istilah darah biru sudah biasa digunakan di lingkungan masyarakat, baik zaman dahulu maupun era sekarang.


Arti Ungkapan Darah Biru

Arti Ungkapan Darah Biru

Menurut KBBI, istilah darah biru berarti keturunan bangsawan (ningrat). Istilah darah biru sebagai idiom yang menggambarkan arti lain, sebenarnya juga dipakai berbagai negara di dunia. Misalnya di spanyol, terdapat istilah ‘sangre azul’ yang juga memiliki arti ungkapan darah biru. Sangre yang berarti darah dan azul yaitu biru.

Kata dasar ‘darah’ bermakna cairan berupa plasma, sel-sel merah dan juga putih di dalam pembuluh darah manusia maupun hewan. Darah juga dapat diartikan sebagai keturunan, bakat, dan pembawaan. Contohnya, kecelakaan itu membuat pengendara berlumuran darah pada kakinya; seorang pelukis terkenal itu memiliki darah seni.

Baca Juga: Arti Ungkapan Mulut Manis


Asal Usul Kemunculan Istilah Darah Biru

Asal Usul Kemunculan Istilah Darah Biru

Pada abad pertengahan di Spanyol, istilah darah biru sudah ada dengan sebutan ‘sangre azul’. Sebutan sangre azul ditujukan kepada keluarga kaya raya atau memiliki kekuasaan di kastil. Berdasarkan info sebuah publikasi di Inggris, sekitar tahun 1811 terdapat tiga kelas bangsawan di Spanyol yaitu darah biru, darah merah dan darah kuning.

Para kaum militer bangsawan saat itu menunjukkan urat nadi mereka yang berwarna biru-kebiruan untuk menunjukkan silsilah keluarga. Selanjutnya, cara tersebut digunakan di Eropa untuk membedakan kedudukan kelas atas dan kelas bawah. Alasannya, orang kelas bawah biasanya bekerja dibawah terik cahaya matahari sehingga kulit mereka tidak terlalu pucat seperti kulit yang dimiliki golongan atas. Dari situlah akhirnya arti darah biru muncul.

Selain itu, dilihat dari sisi lain, darah biru dijadikan simbolisme. Keturunan ningrat adalah simbol keluhuran sebagaimana langit yang berwarna biru. Berbeda dengan darah rakyat biasa yang memiliki darah biasa berwarna merah.

Baca Juga: Arti Ungkapan Banting Harga


Contoh Penggunaan Istilah Darah Biru

Contoh Penggunaan Istilah Darah Biru

Istilah darah biru mulanya digunakan pada era feodal hingga saat ini. Penggunaan istilah darah biru dalam contoh kalimat akan lebih mudah dipahami. Berikut adalah beberapa contoh kalimat yang biasanya dipakai dalam ungkapan darah biru:


1. “Panji Berasal Dari Pulau Jawa. Ia uga Masih Memiliki Darah Biru”

Dari ungkapan darah biru di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa Panji masih memiliki ikatan darah dari keluarga kerajaan di pulau jawa. Di mana berarti, saudaranya yang ada di Jawa masih keturunan orang berada atau ningrat yang membuat Panji menjadi keturunan darah biru.

2. “Caca Memiliki Cara Berjalan Yang Elok Dan Tutur Kata Yang Halus Karena Ia Keturunan Darah Biru”

Maksud dari kalimat tersebut, Caca adalah keturunan bangsawan yang memiliki perangai cara berjalan dan tutur kata seperti keturunan bangsawan. Jadi selain dari silsilah keluarga seperti Panji, seorang darah biru atau orang ningrat memiliki sikap yang halus dan lembut tutur katanya. Sehingga tanpa diberitahu, orang sudah tahu Caca keturunan darah biru dari sikapnya.

3. “Aku Adalah Anak Tunggal Campuran Darah Biru Dari Keluarga Papa”

Kalimat diatas menunjukkan bahwa keluarga dari pihak papa adalah bagian dari keluarga kerajaan atau ningrat, di mana tidak jauh berbeda dengan contoh nomor satu. Sehingga karena garis silsilah keluarga membuatnya menjadi darah biru karena memiliki papa seorang darah biru.

4. “Dinar Seringkali Menyombongkan Keturunan Darah Birunya Kepada Teman-Teman Di Sekolah”

Keturunan darah biru biasanya dianggap sebagai keluarga terpandang, hal itu yang membuat Dinar memamerkan identitas keturunan bangsawan kepada teman-temannya di sekolahan. Sebenarnya ini adalah contoh yang buruk dan tidak harus dicontoh.

5. “Pria Tajir Itu Dijuluki Darah Biru Oleh Seluruh Warga Desa”

Masyarakat kerap memberikan julukan darah biru kepada orang-orang dengan kelas ekonomi atas karena dianggap terpandang dan lebih tinggi derajatnya. Bahkan jika orang tersebut tidak memiliki silsilah keluarga terpandang atau ningrat. Semua itu karena keadaannya saat ini sudah cukup mewakili seluruh anggota keluarganya.

Demikian artikel tentang arti ungkapan darah biru dapat disampaikan lengkap dengan contohnya yang dapat dijadikan referensi. Ada baiknya contoh positif dijadikan teladan serta contoh yang positif cukup untuk diketahui saja, jangan diikuti. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan, ilmu dan manfaat bagi semua.

Arti Ungkapan Darah Biru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *