Fungsi Pasar Modal : Pengertian, Manfaat, Jenis dan Instrumen Dalamnya

Fungsi Pasar Modal

Fungsi Pasar Modal – Dalam dunia ekonomi, fungsi pasar modal memiliki peranan yang sangat penting untuk meningkatkan perekonomian.

Ekonomi merupakan kegiatan dalam melakukan transaksi baik yang berkaitan dengan produksi, konsumsi maupum distribusi barang dan jasa. Motif ekonomi meliputi motif untuk mencari keuntungan, dan untuk mencari kebutuhan sehari-hari.

Proses produksi melakukan pengadaan produk atau memproduksi produk yang ingin dijual dengan membutuhkan dana tujuannya produk tersebut dapat diperjualbelikan (investor).

Prinsip distribusi menyalurkan barang dan jasa kepada konsumen yang membutuhkan (emiten). Pasar modal menjadi hal penting sebagai perantara antara emiten dan investor.


Definisi Pasar Modal

Definisi Pasar Modal

Sebelum membahas tentang fungsi pasar modal, pengertiannya sendiri merupakan pasar untuk melakukan transaksi dalam jangka waktu panjang. Misalnya saja seperti obligasi, saham, reksadana maupun derivatif. Pasar Modal melakukan penawaran dalam bentuk efek dan perdagangan.

Ada beberapa ahli yang mendefinisikan tentang pasar modal bahwa menurut Darmadji dan Hendy mengartikanbahwa pasar untuk melakukan instrumen dalam transaksi berupa jangka panjang. Menurut Martalina dan Malinda sebagai tempat untuk mempertemukan antara penawaran dan pembelian dalam suatu emiten. Sedangkan menurut Sunariyah dapat diartikan sebagai tempat untuk melakukan pertukaran antara individu yang membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan usahanya.

Pasar modal merupakan sarana untuk melakukan pendanaan serta kegiatan dalam melakukan investasi. Tujuannya agar dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam hal meningkatkan ekonomi. Bagi emiten pasar modal memiliki manfaat dana yang dihimpun bisa dalam bentuk besar, manajemen dapat dengan bebas dalam menerima dana sedangkan bagi investor manfaatnya yaitu nilai investasinya berkembang, mendapat dividen.

Baca juga: konferensi meja bundar


Jenis Pasar Modal

Jenis Pasar Modal

Menurut Sunariyah jenis pasar modal dibagi menjadi empat yang pertama primary market merupakan sistem perdagangan pertama kali sebelum dilakukan pemasaran sekunder. Secondary market merupakan tempat dalam melakukan penawaran setelah melewati pasar pertama. Third market yaitu perdagangan saham yang merupakan tempat di luar bursa. Terakhir adalah fourth market merupakan tempat melakukan perdagangan dalam jumlah besar.


Fungsi Pasar Modal

Fungsi Pasar Modal

Pasar Modal menjadi hal penting bagi emiten maupun investor. Pertukaran dalam hal perdagangan berbentuk saham untuk saling mendapatkan keuntungan memang dibutuhkan. Beberapa poin penting untuk memberikan informasi tentang kegunaan dari Pasar Modal. Berikut ini beberapa fungsi pasar modal yang perlu diketahui:

1. Dapat Menambah Modal Usaha

Pasar modal berfungsi untuk menambah dana bagi perusahaan dengan menjual saham-sahan agar bisa dibeli oleh masyarakat umum maupun perusahaan lain. Hal ini dimaksudkan agar pihak yang membutuhkan dana bisa melihat di Pasar Modal serta bisa menjadi perantara. Dalam hal ini, Pasar Modal memegang peranan penting tentang tambahan modal usah.

2. Menciptakan Harga yang Wajar Bagi Sekuritas

Di pasar modal harga yang berlaku yaitu harga saham yang berada di bursa efek. Harga saham di sini dilakukan untuk memberikan manfaat dalam hal penawaran harga. Proses terbentuknya harga saham dibagi menjadi demand to buy schedule, supply to sell schedule dan interaction of schedule. Untuk menentukan harga yang wajar dapat dilakukan dengan melihat nilai buku, nilai intrinsik dan nilai pasar.

Nilai buku dihitung dengan melihat dari segi laporan keuangan perusahaan yang man dari aset yang diterima dengan dikurangi kewajiban. Lalu nilai intrinsik merupakan nilai yang wajar dengan cara melihat aliran kas. Yang terakhir dengan melihat nilai pasar yang mana dalam nilai ini dilihat dari penawaran dan permintaan yang berada di bursa efek.

Setelah mengetahui maksud dari nilai-nilai tersebut. Harga wajar dilihat jika nilai pasar dengan nilai intrinsik seimbang. Lalu jika nilai pasar lebih tinggi dari nilai intrinsik maka saham termasuk mahal sedangkan jika lebih rendah, maka saham dikatakan murah.

3. Sebagai Sumber Dana Jangka Panjang

Pasar modal merupakan alternatif dalam melakukan investasi bagi investor seperti menabung, membeli emas, membeli tanah namun pasar modal juga berfungsi sebagai penghubung antara investor dengan perusahaan untuk melakukan dana jangka panjang seperti obligasi dan saham. Maksud dari saham merupakan suati sumber pendanaan untuk perusahaan. Instrumen satu ini sangat menarik bagi investor, jika saham itu sebagai penyertaan modal sehingga investor memiliki hak untuk mendapat klaim perusahaan maupun menghadiri RUPS.

Keuntungan jika memiliki saham yaitu mendapat dividen dan capital gain. Dividen berupa uang tunai akan didapat jika investor sudah memiliki saham dalam jangka waktu lama dan sudah layak mendapat dividen. Lalu untuk capital gain merupakan perbandingan selisih antara harga jual dengan harga beli. Obligasi dan saham merupakan sekuriti yang mana untuk obligasi dengan jangka waktu tertentu penerbit obligasi bisa menguangkan.

4. Membantu Membelanjakan Dunia Usaha

Pasar modal merupakan perantara antara pihak pemilik dana untuk memindahkan dana secara jangka panjang kepada pihak yang membutuhkan dana atau suatu perusahaan. Dalam hal ini pemilik dana menginginkan imbalan tertentu untuk mendapat keuntungan sedangkan bagi perusahaan berguna sebagai modal tambahan untuk mengembangkan usaha.

Dalam pasar modal pelaku yang melakukan transaksi yaitu emiten atau perusahaan yang mencari modal tambahan. Investor sebagai pemilik dana untuk menyediakan modal. Penjamin emisi, penasihat investasi dan manajer investasi.

5. Sebagai Alat dalam Melakukan Divestasi

Divestasi dapat diartikan sebagai usaha menjual bisnis yang bertujuan untuk mendapatkan uang. Dalam hal ini, divestasi merupakan pengurangan dalam perusahaan baik berbentuk aset, divisi maupun barang yang sekiranya tidak terlalu bermanfaat dan dijual kepada pihak yang menbutuhkan.

Divestasi merupakan istilah kebalikan dari investasi jika investasi itu membi aset maka divestasi menjual aset. Ada beberapa alasan kenapa perusahaan melakukan divestasi diantarnya kekurangan modal, menjual bagian yang tidak menguntungkan lagi, menghindari hal yang negatif.

6. Dijadikan Indikator Ekonomi Suatu Negara

Pasar modal untuk pertumbuhan ekonomi yang mana dengan memiliki indikator seperti nilai saham yang ditransaksikan, indeks saham dan nilai kapitalisasi. Dalam suatu negara indikator ekonomi yang perlu di perhatikan yaitu laporan penjualan retail, laporan produksi industri, produk domestik bruto dan indeks harga konsumen.

Laporan penjualan retail merupakan informasi yang dapat diberikan oleh suatu perusahaan dengan angka yang dilaporkan. Laporam produksi industri mencakup utilitas dan pabrik. Indeks harga konsumen menjadi hal yang penting dalam melihat inflasi. Produk domestik bruto dilihat dengan melihat total produksi dari suatu perusahaan.

7. Sebagai Sarana dalam Meningkatkan Tenaga Kerja

Dengan adanya pasar modal dapat memberikan tambahan dana bagi orang yang ingin membuka sebuah usaha. Dengan menambahnya suatu perusahaan maka tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menambah pekerjaan tersebut. Tenaga kerja dalam sebuah perusahaan memang sangat diperlukan untuk menghasilkan barang dan jasa yang ingin diproduksi.

Baca juga: negara berkembang


Lembaga Pasar Modal di Indonesia

Lembaga Pasar Modal Di Indonesia

Ada beberapa lembaga yang menjadi pasar modal di Indonesia diantaranya Otoritas Jasa Keuangan yang mana berdiri pada tahun 2011 yang memiliki aktivitas dalam melakukan pengawasan, Bursa Efek indonesia dengan dapat melihat websitenya www.idx.co.id yang mana di sana menyediakan berbagai laporan keuangan serta informasi perusahaan. Lembaga Kliring penjaminan dan perusahaan efek.

Pemaparan di atas merupakan penjelasan mengenai pasar modal serta memberikan ulasan secara terperinci tentang fungsi pasar modal. Dengan begitu, dapat memberikan informasi baik haik investor maupun emiten yang membutuhkan pemahaman mengenai pasar modal.

Fungsi Pasar Modal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *