Lagu Daerah Batak

Lagu Daerah Batak

Lagu Daerah Batak – Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang melimpah. Salah satunya lagu daerah yang beraneka ragam. Tidak hanya lagu dari berbagai daerah, berbagai suku di Indonesia pun juga menyumbang warisan budaya ini, seperti lagu daerah Batak.

Lagu daerah Batak merupakan salah satu warisan dari kebudayaan di Indonesia yang berasal dari suku Batak. Suku Batak bahkan memiliki sumbangan yang cukup besar pada lagu daerah di Sumatera Utara. Hal ini ditunjukkan banyak lagu daerah Sumatera Utara yang menggunakan bahasa Batak.

Lagu Batak bahkan populer tidak hanya di wilayah Sumatera Utara, tetapi hampir di seluruh Indonesia. Oleh sebab itu, dalam artikel ini akan dibahas mengenai lagu daerah dari Suku Batak dan fungsinya.


Sejarah Singkat Suku Batak

Sejarah Singkat Suku Batak

Sebelum membahas lebih jauh mengenai lagu daerah Batak, ada baiknya untuk mengenal terlebih dahulu suku yang berasal dari Sumatera ini. Suku Batak merupakan suku terbesar di Indonesia yang berada di Sumatera Utara.

Kebanyakan dari masyarakat di Indonesia mengira Suku Batak hanyalah Suku Toba. Banyak suku di Sumatera Utara yang masih menjadi bagian dari Suku Batak, seperti Toba, Pakpak, Karo, dan beberapa suku lainnya.

Agama yang dianut suku ini juga bermacam-macam, mulai dari Kristen, Katolik, dan Islam. Bahkan tak sedikit yang mempercayai tradisi Malim, kepercayaan tradisional Suku Batak. Meski demikian, Suku Batak mampu hidup rukun di tengah keberagaman.

Sejarah keberadaan suku ini pun masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Ada beberapa orang yang berpendapat suku ini berasal dari Taiwan karena bahasa yang digunakannya. Namun, teori tersebut belum terbukti. Kedatangan suku ini di Indonesia pun tidak diketahui kapan pastinya.

Meski begitu, Suku Batak telah memberikan berbagai warisan budaya di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Mulai dari bahasa, lagu, hingga tarian-tarian yang sampai saat ini terus dilestarikan keberadaannya.

Baca Juga: Lagu Daerah Sulawesi Selatan


Peranan Penting Lagu Daerah

Peranan Penting Lagu Daerah

Pada jaman dahulu lagu daerah memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai tradisi. Begitu pula dengan lagu daerah Suku Batak yang memiliki fungsi tertentu. Berikut adalah fungsi dari lagu daerah:

1. Sarana Komunikasi

Pada jaman dahulu lagu merupakan salah satu media yang digunakan untuk berkomunikasi. Hal ini karena pada setiap lagu selalu memberikan nilai-nilai dan makna yang tersirat. Selain itu, dengan mendengarkan lagu daerah pendengar juga dapat mengetahui kondisi suatu daerah yang jauh. Hal itu karena kebanyakan lagu daerah akan mengisahkan tentang kondisi daerah dan kebiasaan masyarakatnya.

2. Sebagai Hiburan

Fungsi yang paling mendasar dari lagu daerah tentunya sebagai sarana hiburan. Lagu daerah dapat menjadi salah satu pelipur lara yang paling mujarab, khususnya bagi para perantau. Seperti yang diketahui masyarakat Batak banyak yang merantau dan lagu menjadi salah satu cara untuk melepas rindu di perantauan.

3. Sebagai Pengiring Tarian

Tarian dan lagu merupakan dua hal yang sulit untuk dipisahkan, khususnya tarian daerah. Keberadaan lagu daerah banyak dimanfaatkan untuk mengiringi sebuah tarian. Hal ini tentunya untuk menggambarkan identitas daerah tersebut secara intens. Selain itu, gerakan tarian daerah juga akan menyesuaikan irama dari lagu daerah tersebut.

4. Sebagai Pengenalan Bahasa

Setiap lagu daerah pasti menggunakan bahasa daerah asalnya. Hal ini tentunya sangat penting sebagai sarana pengenalan bahasa. Belajar bahasa daerah tertentu menggunakan sebuah lagu memang lebih mudah dimengerti. Apalagi jika musik dan nadanya cukup mudah dan enak untuk didengarkan.

Baca Juga: Lagu Daerah Sumatera Utara


Lagu Batak Terpopuler

Lagu Batak Terpopuler

Lagu Batak cukup populer di Indonesia. Selain itu, lagu bata juga banyak mengandung nilai-nilai budaya dan motivasi. Berikut adalah lagu-lagu Batak yang paling banyak didengarkan.

1. Pulo Samosir

pulo samosir do haroroan hu samosir do
ido asal hu sai tong ingoton hu saleleng ngolukku hupujiho
ido asal hu sai tong ingoton hu saleleng ngolukku hupujiho
di si do pusok hi pardekkean hu haumakki
gok disi hassang nang eme nang bawang rarat do pinahan di doloki
gok disi hassang nang eme nang bawang rarat do pinahan di doloki

lao pe au marhuta sada tung so pola leleng nga mulak au
diparjalangan dang sonang au sai tu pulo samosir masihol au

molo malungun ho tu natinombur masihol ho
dekke ni ura dohot namargotadi pulo samosir do dapot hu
dekke ni ura dohot namargotadi pulo samosir do dapot hu

tuak takkasan do hasiholan ku turlobi do
naeng ho marlogu di atas ni solu pasonangkon ngolu tusi ma ro
naeng ho marlogu di atas ni solu pasonangkon ngolu tusi ma ro

molo marujung ma muse ngolukku sai ingot ma
anggo bakkeku disi tanomon mu disi udeanku sai ingot ma
anggo bakkeku disi tanomon mu disi udeanku sai ingot ma
samosir nauli samosir nauli samosir nauli pulo samosir nauli

Lagu ini bercerita tentang kehidupan masyarakat di Pulau Samosir. Pulau yang terletak di tengah Danau Toba ini memang terkenal akan keindahan alamnya. Oleh sebab itu, lagu Pulo Samosir ini menceritakan tentang keindahan Pulau Samosir dan kehidupan penduduk di sana.

Lagu ini termasuk lagu daerah Batak yang cukup populer. Selain dapat menggambarkan kondisi Pulau Samosir, lagu ini juga dipopulerkan oleh banyak penyanyi asal Batak.

2. Anakku Naburju

Anakku naburju anak hasianku
anakku nalagu
ingot do ho amang di akka podani
natua tua mi

Dung hupaborhat ho namarsikkola i
tu luat na dao i amang
benget do ho amang, benget do ho
manaon na hassit i

Reff.
Ipe amang, hasian ku
anakku naburju
pagomos ma tangiang mi
tu mula jadi nabolon i

Anggiat ma ture, sude hamu pinoppar hi amang
marsiamin aminan, marsitukkol tukkolan
songon suhat di robean i..

Dung lam dao amang, pangarantoan mi
anakku na lagu
sipata lomos do, natua tua mon
disihabunian i

Hutangiangkon do, mansai gomos amang
anggiat muba rohami
dijalo do amang, dijalo do
tangiang hi amang

anak na burjuuuuuuuuuuuuuuu

Suku Batang dikenal sebagai salah satu suku yang sering merantau. Lagu Anakku Naburju ini terinspirasi dari kebisaan tersebut. Kisah perantauan yang diangkat dalam lagu ini adalah seorang anak yang berhasil mencapai kesuksesan akibat sikap yang ulet dan tekun.

Hal ini tentunya menjadi salah satu motivasi yang dapat diambil dari lagu ini. Anakku Naburju juga mengajarkan untuk tidak pantang menyerah di perantauan, meski tinggal jauh dari orang tua dan kampung halaman.

3. Tangiang Ni Dainang

tangiang ni dainang i, namaparorot tondiki.
manang di dia pe au, manang di dia pe au.
tontong diramoti.

nang sipata salah au, tartutuk au dilangkahi.
diboanho di tagiangmu, diboanho ditagiangmu.
inanghu naburju.

hu dai natonggi, dipargoluonon.
upah ni lojami, humongkop gellengmon.

mauliate ma inang, disude panbaenanmi.
penggeng sari matua, penggeng saor matua.
paihut ihut hami.

nang sipata salah au, tartutuk au dilangkahi.
diboanho di tagiangmu, diboanho ditagiangmu.
inanghu naburju.

hu dai natonggi, dipargoluonon.
upah ni lojami, humongkop gellengmon.

mauliate ma inang, disude panbaenanmi.
penggeng sari matua, penggeng saor matua.
paihut ihut hami.

penggeng sari matua, penggeng saor matua.
paihut ihut hami.

Lagu Batak populer selanjutnya adalah Tangiang Ni Dainang. Pada dasarnya lagu ini mengajarkan seorang anak untuk lebih menghargai ibunya. Lagu ini berisi ungkapan hati seorang anak kepada ibunya yang selalu mendukung dan mendoakannya.

Oleh karena itu lagu ini mampu menyentuh hati pendengarnya. Tidak hanya cerita sedih yang di dalamnya liriknya yang bertempo lambat pun cukup menggetarkan hati.

4. Sai Anju Ma Au

umbahen sai muruk ho tu au ito
molo tung adong na sala na hubaen
denggan pasingot hasian

Molo hurimangi, pambahenan mi na tu au
nga tung maniak ate atekki
sipata bossir soada nama i
dibaen ho mangarsak au

Molo adong na sala
manang na hurang pambahenan ki
sai anju ma au, sai anju ma au
ito hasian
sai anju ma au, sai anju ma au
ito nalagu

Apabila pada lagu sebelumnya mengisahkan hubungan anak dan orang tua, lagu ini mengajarkan untuk saling menghargai pasangan. Lagu ini menceritakan perasaan tulus seorang kekasih pada pasangannya.

Bahkan ketika pasangannya selalu marah tanpa sebab, kekasih tersebut akan terus memohon maaf. Lagu ini mengajarkan bagaimana untuk selalu menghargai pasangan yang tulus.

5. Sik Sik Sibatumanikam

woohoo woohoo
sik sik sibatumanikam diparjoged sormadigottam
dinamanginani sibambangkar jula-jula sibambangkar jula-jula

habang birik birik habang birik birik sattabi diloloanon
dipatakkas dipatilik dipatakkas dipatilik
bohi naguraponon

(habang birik birik habang birik birik sattabi diloloanon
dipatakkas dipatilik dipatakkas dipatilik
bohi naguraponon)

teringat si butet di medan, kenalan waktu di parapat
udara segar tambah sejuk lihat si butet selalu senyum
ku remas-remas tangannya di pinggir danau toba
ku ajak foto bersama untuk kenagan di rumah

sibambangkar jula-jula

taradingdang dingdangdo taradingdang dingdangdo
taradingdang dingdangdo taradingdang dingdangdo
taradingdang dingdangdo taradingdang dingdangdo

horas!

Sik Sik Sibatumanikam merupakan lagu Batak yang bertempo cepat. Lagu ini banyak digunakan dalam paduan suara dan berbagai pengiring tarian atau senam. Meski tidak memiliki pesan moral yang mendalam, lagu ini cukup populer karena lirik dan nadanya yang mudah diingat.

6. Anak Medan

anak medan anak medan anakmedan do au kawan
modal pergaulan boi do mangolu au
tarlobi dipenampilan mai cantik do au kawan
sonang manang susah happy do di au

nang pe lima satu solotdi gontinghi
siap bela kawan berpartisipasi
tiga tujuh lama santabi majo disi
ada harga diri mengantisipasi

horas.. pohon pinang tumbu sendiri
horas… tumbuhlah menantang awan
horas.. biar kambing dikampung sendiri
horas… tapi banteng diperantauan

anak medan anak medan anak medan do au kawan
susah di dongan ku so boi tarbereng au
titik darah penghabisan ai rela do au kawan
hasur demi kawan i do au kawan

Satu lagi lagu yang bercerita mengenai kehidupan di perantauan. Anak Medan merupakan lagu yang mengisahkan persabatan dan kesetia kawanan di tanah rantau. Lagu ini mengajarkan untuk tidak pantang menyerah dan terus bersemangat meski jauh dari kelurga.

Hal ini untuk mengingatkan bahwa di perantauan sahabat dan teman pun bisa menjadi keluarga. Oleh karena itu, di mana pun keberadaannya harus tetap tekun dan pantang menyerah.

7. Boru Panggoaran

ho do boru ku, tappuk di ate ate ki.
ho do boru ku, tappuk ni pusu pusu ki.
burju-burju maho, na mar singkola i.
asa dapot ho, na si nita ni roha mi.

molo matua sogot au.
ho do manarihon au.
molo matinggang au inang.
ho do na ma nogu nogu au.

ai ho do boru ku, boru panggoaran ki.
sai sahat ma dalan ni ngolu mi.
ai ho do boru ku, boru panggoaranki.
sai sahat ma da na di rohami.

burju burju maho, na mar singkola i.
asa dapot ho, na si nita ni roha mi

molo matua sogot au.
ho do manarihon au.
molo matinggang au inang.
ho do na ma nogu-nogu au.

ai ho do boru ku, boru panggoaranki.
sai sahat ma dalan ni ngolu mi.
ai ho do boru ku, boru panggoaranki.
sai sahat ma da na di rohami.

Lagu yang sarat akan nilai moral ini menunjukkan kasih sayang orang tua kepada putrinya. Seperti yang telah banyak diketahui, bahwa masyarakat Batak akan selalu menghargai anak laki-laki di atas segalanya. Oleh sebab itu, tidak memiliki seorang anak lelaki di sebuah keluarga akan dianggap remeh bagi keluarga lainnya.

Lagu ini bercerita mengenai orang tua yang tidak memiliki seorang anak lelaki. Namun, mereka tetap menyayangi dan menghargai keberadaan putrinya meski banyak rintangan yang harus dilalui. Lagu ini mengajak pendengarnya untuk selalu bersyukur di setiap keadaan.

Itulah penjelasan singkat mengenai lagu daerah batak, beserta fungsi nya. Keberadaan lagu daerah yang semakin tersaingi oleh lagu-lagu asing perlu dilestarikan. Tidak hanya sebagai warisan budaya, lagu daerah juga sarat akan makna dan nilai moral yang terkandung di dalamnya.

Lagu Daerah Batak

Lagu Daerah Palembang

Kartika Aryani
5 min read

Lagu Daerah Maluku

Kartika Aryani
5 min read

Lagu Daerah Lampung

Kartika Aryani
7 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *