Lagu Daerah Papua

Lagu Daerah Papua

Lagu Daerah Papua – Lagu daerah papua begitu beragam karena papua sendiri merupakan provinsi yang lumayan banyak memiliki musisi berbakat. Lagu-lagu daerah dari bagian Timur Indonesia ini sudah banyak dikenal sejak dulu sebagai lagu daerah yang sering dinyanyikan ketika hari kemerdekaan tiba.

Namun, papua juga memiliki lagu-lagu lainnya yang mulai menggema di dunia permusikan. Tidak hanya itu, lagu daerah ini juga banyak menceritakan tentang berbagai hal. Dari mulai suku, kehidupan atau bahkan menceritakan beberapa peristiwa yang berkaitan dengan Papua.

Jika mendengarkan sebuah lagu yang memiliki lirik bahasa daerah yang khas, tentu saja akan langsung mengetahui bahwa lagu itu berasal dari papua. Berikut ini beberapa ulasan mengenai lagu-lagu dari wilayah Timur Indonesia (Papua).


Instrumen Pengiring Lagu Daerah Papua

Instrumen Pengiring Lagu Daerah Papua

Lagu-lagu yang berasal dari daerah papua memiliki instrumen sederhana namun dapat membuat lagu menjadi lebih bermakna. Selain itu, biasanya lagu daerah ini memiliki instrumen dari petikan gitar dan ketukan badan gitar sebagai pengiringnya. Para musisi Papua biasanya akan mengiringi lagunya dengan iringan perkusi sederhana sehingga menambah makna di dalam lagunya.

Selain dua instrument itu, ada pula instrumen dari alat musik instrumen sasando. Sasando sendiri merupakan alat music yang hampir semirip dengan kecapi, biola atau harpa. Yang membedakan adalah bentuk dan bahan pembuatan Sasando. Bahan Sasando terbuat dari batang bamboo untuk batangnya dan anyaman daun lontar sebagai dawainya.

Meskipun alat musik ini berasal dari tanah Nusa Tenggara Timur, namun alat musik ini terkenal juga di tanah papua sebagai instrumen khas untuk lagu-lagu daerah dari Papua. Papua sendiri memiliki berbagai macam kisah di dalamnya, sehingga lagu daerahnya banyak yang menggambarkan kisah-kisah tersebut. Tanah papua yang merupakan bagian timur Indonesia ini telah memisahkan diri sejak tahun 1932.

Tanah Papua begitu banyak menyimpan kisah terutama ketika pertikaian yang berakibat perpisahannya tanah papua dengan Indonesia. Dengan adanya pertikaian itu, banyak musisi papua menciptakan lagu tentang kesedihan dan juga melambangkan persatuan sebagai simbol perdamaian antara papua dengan Indonesia.

Asal-usul nama Papua sendiri datang dari interaksi antar bangsa asing dengan Papua. Perkembangan Papua sendiri memiliki perjalanan panjang karena adanya berbagai macam bahasa lokal yang menyimpan makna dalam nama Papua. Maka dari itu, Papua masih memegang teguh bahasa daerahnya hingga memperkenalkannya melalui lagu daerah sampai ke mancanegara.

Baca Juga: Lagu Daerah Sumatera


Macam-Macam Lagu Daerah Papua

Lagu Daerah Papua

Papua merupakan provinsi dengan luas 808.105 km2 serta merupakan pulau terbesar nomor dua di Indonesia. Dengan keadaan itu, tentunya Papua memiliki hampir sebagian keindahan alam Indonesia. Para musisi Papua mengambil keindahan alam itu untuk kemudian dijadikan sebuah lagu yang dapat didengar oleh khalayak ramai dan agar masyarakat mengetahui bahwa Papua itu adalah alam yang kaya. Berikut ini ulasannya.

Baca Juga: Lagu Daerah Kalimantan Selatan

1. Apuse

Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase

Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase

Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar

Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase

Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase

Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar

Apuse adalah lagu daerah Papua yang diciptakan oleh seorang musisi asal Jayapura. Lagu Apuse ini sendiri memiliki irama yang indah dan juga sederhana dan sering dijadikan materi untuk mata pelajaran seni budaya di sekolah-sekolah. Namun, arti dari lagu ini sangatlah dalam.

Musisi yang menciptakan lagu Apuse menulis lagu ini dengan menceritakan sebuah kisah dimana seorang cucu yang tinggal bersama nenek dan kakeknya ingin berpamitan karena akan pergi merantau. Cucu ini berpamitan untuk pergi ke Teluk Doreri di Manokwari. Diceritakan di lagu Apuse ini, bahwa kakek dan nenek sang cucu begitu khawatir atas keselamatan cucunya karena Teluk Doreri sendiri begitu terkenal akan banyaknya kapal yang karam di teluk itu.

Pada lirik ‘Arafabye Aswarakwar’ begitu menjelaskan kesedihan sang kakek dan nenek yang akan ditinggalkan oleh sang cucu. Teluk Doreri merupakan pelabuhan terpenting di Manokwari sehingga banyak orang yang pergi merantau kesana. Hanya saja, bahaya yang mengancam pun sangat banyak hingga beberapa kapal pun karam di daerah tersebut.

2. Yamko Rambe Yamko

Hee yamko rambe yamko
aronawa kombe
Hee yamko rambe yamko
aronawa kombe

Temino kibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade
Temino kibe kubano ko bombe ko
Yuma no bungo awe ade

Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro
Hongke hongke hongke riro
Hongke jombe jombe riro

Lagu daerah papua selanjutnya adalah Yamko Rambe Yamko. Lagu daerah yang memiliki music yang energik ini ternyata memiliki kisah mengenai kesedihan mendalam tanah Papua yang akan meninggalkan Indonesia. Pada tahun 1932, pertikaian antara Papua dengan Indonesia terjadi sehingga menimbulkan perpecahan daerah antara Papua dengan Indonesia.

Lirik dari lagu daerah yang satu ini menceritakan bagaimana banyaknya pertumpahan darah ketika pertikaian ini terjadi. Alam Papua yang begitu sedih membuat seorang musisi berkeinginan untuk menuliskan perasaan para penduduk Papua atas kejadian itu.

Dalam lirik lagu awal ‘Hee Yamko Rambe Yamko’ ini memiliki arti bahwa Papua telah mengucapkan perpisahan pada Indonesia. Dan pada lirik lagu terakhir yaitu ‘Hongke Hongke, Hongke Riro’ dan ‘Hongke Jombe, Jombe Riro’ memiliki pesan bahwa Papua memberikan bunga bangsa terakhirnya atas gugurnya para pahlawan ketika pertikaian itu terjadi.

3. Lagu Sajojo

Sajojo, sajojo
Yumanampo miso papa na
Samuna muna muna keke
Samuna muna muna keke

Sajojo, sajojo
Yumanampo miso papa na
Samuna muna muna keke
Samuna muna muna keke

Kuserai, kusaserai rai rai rai rai
Kuserai, kusaserai rai rai rai rai

Inamgo mikim ye
pia sore…piasa sore ye ye
Inamgo mikim ye
pia sore…piasa sore ye ye

Sajojo merupakan lagu kesekian yang sering didengar oleh telinga khalayak ramai, apalagi ketika mempelajari pelajaran seni budaya di sekolah. Lagu Sajojo sendiri memiliki kaitan dengan tarian Sajojo. Tarian Sajojo ini merupakan tarian wajib yang dilakukan ketika ada tamu yang datang ke tanah Papua.

Lagu daerah Papua Sajojo memiliki kisah mengenai seorang gadis ayu yang begitu disayangi oleh orang tuanya. Gadis ini begitu banyak diincar oleh pemuda desa karena kecantikannya hingga ia digelar sebagai kembang desa. Karena diincar oleh banyak pemuda itu hingga banyak diantara pemuda yang mengajak gadis itu jalan-jalan. Salah satu pemuda yang mencintai gadis itu secara diam-diam pun membuatkan lagu sajojo sebagai makna cintanya terhadap sang gadis.

4. E Mambo Simbo

E Mambo Simbo
E … Mambo Simbo
Mambo Simbo

E Mambo Simbo
E … Mambo Simbo
Mambo Simbo

Mambo yaya yaya e …
Mambo yaya yaya e

Mambo yaya yaya e …
Mambo yaya yaya e

Lagu daerah Papua yang keempat adalah E Mambo Simbo. Dalam lagu ini mencerminkan kebanggaan akan alam papua yang begitu indah. Lagu ini juga merupakan ungkapan kegembiraan penduduk Papua akan kekayaan tanah leluhurnya. Irama lagu yang hanya dari perkusi serta petikan gitar membawa suasana ceria bagi siapapun yang mendengarnya.

Lagu E Mambo Simbo ini memang jarang didengar oleh masyarakat namun di tanah Papua, lagu ini merupakan lagu sederhana yang dapat membawa keceriaan kepada masyarakat Papua. Lirik E Mambo Simbo terinspirasi dari kisah seorang ayah yang kehilangan anaknya bernama Mambo dan dia dapat menemukan anaknya setelah sekian lama mencari di tengah hutan. Karena saking senangnya bertemu dengan anaknya lagi, sang ayah pun bernyanyi dan menari dengan menyerukan nama anaknya ‘E Mambo Simbo’ secara berulang.

5. Atawenani

Lagu ini merupakan lagu khas dari daerah Papua bagian Barat namun sudah beradaptasi seiring dengan perkembangan zaman. Atawenani adalah lagu yang memiliki peringatan yang sarat akan makna. Lagu ini tidak pernah lekang oleh waktu meskipun atawenani merupakan lagu tradisional. Selain itu lagu ini juga memiliki tempo yang terbilang cepat dan lebih kepada rasa gembira. Lagu ini menjadi pengiring kebahagiaan dari suku Moy yang sempat kesulitan menangkap ikan.

Itulah beberapa penjelasan mengenai lagu daerah papua yang menyimpan banyak kisah di dalamnya. Berbagai lagu daerah papua biasanya disajikan ketika masa upacara adat tiba ataupun ketika peringatan hari-hari penting. Upacara yang dilakukan oleh adat istiadat Papua juga memiliki kaitan yang erat dengan berbagai peristiwa yang terjadi di Papua. Papua sendiri memiliki daerah dengan alam yang masih kaya akan nuansa spiritual sehingga lagu-lagu daerah papua juga memiliki banyak makna di dalamnya.

Lagu Daerah Papua

Lagu Daerah Palembang

Kartika Aryani
5 min read

Lagu Daerah Maluku

Kartika Aryani
5 min read

Lagu Daerah Lampung

Kartika Aryani
7 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *