Metode Ceramah : Contoh, Karakteristik, Kriteria dan Penjelasannya

Metode Ceramah

Metode Ceramah : Dalam menyampaikan dan menjelaskan suatu informasi kepada sekelompok orang diperlukan suatu metode ceramah. Dengan harapan peserta ceramah menjadi paham dan tidak merasa bosan. Maka diperlukan strategi dan cara ketika mengimplementasikan materi ceramah tersebut.


Pengertian Dan Manfaat

Pengertian Dan Manfaat

Pada dasarnya metode ceramah merupakan metode belajar yang sering digunakan di dalam ruang kelas antara guru dan muridnya. Dalam menjelaskan uraian ceramah, pembicara akan menyampaikan secara lisan dan memanfaatkan gambar sebagai alat bantunya. Sedangkan peserta mendengarkan dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan pembicaranya.

Untuk mengurangi tingkat kebosanan, maka diperlukan metode ceramah yang strategis dan efektif. Dengan mengedepankan informasi yang faktual dan konsep yang sederhana agar peserta lebih memahami materi yang disampaikan.

Membangun suasana yang dapat membangkitkan motivasi peserta akan memberikan dampak yang baik. Memanfaatkan metode ceramah di dalam kelas relatif lebih mudah dalam proses belajar secara klasikal untuk jumlah siswa atau peserta yang banyak jumlahnya.

Baca Juga: Metode Simpleks


Jenis Ceramah

Jenis Ceramah

Cara yang biasanya dilakukan oleh pembicara dalam menyajikan materi disebut metode ceramah. Beberapa model ceramah, antara lain impromptu berupa penyampaian ceramah secara langsung tanpa perlu persiapan, hafalan, membaca text yang sudah dipersiapakan sebelumnya dan ekstemporan dengan membuat catatan topik atau ringkasan materi ceramah.dari topik ceramahnya.


Kelebihan Dan Kekurangan

Kelebihan Dan Kekurangan

Dan setiap metode ceramah atau lecture method yang disampaikan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu diperlukan pemahaman agar tujuan dari penyampaian materi ceramah sesuai dengan kemampuan siswa atau peserta sebagai pendengar.

Kelebihan dari Metode

Kelebihan dari metode ceramah adalah mudah dan murah, karena tidak banyak memerlukan peralatan pendukung. Waktu yang dibutuhkan juga tidak terlalu lama, karena materi dan aktivitas yang sama sehingga pengawasannya dapat dilakukan secara komprehensif.

Dengan metode ini penyajian materi seminar dapat disampaikan secara runtut sesuai dengan tujuan dari materi yang dipelajari. Para peserta siswa dapat berlatih kensentrasi dengan mendengarkan materi yang di sajikan. Serta dapat mengambil kesimpulan dan point-point penting dalam ceramah tersebut.

Kekurangan dari Metode Ceramah

Dalam metode ceramah juga memiliki kekurangan atau kelemahan yang biasa dialami para peserta siswa. Hal itu disebabkan karena terbatasnya materi dan kemampuan guru pengajarnya. Sehingga kemampuan siswa peserta tergantung dengan kemampuan guru pengajarnya dalam menyampaikan materi dan informasi.

Interaksi antara siswa dengan guru atau pembicara dengan peserta yang terbatas pada satu arah akan menyulitkan dan membosankan siswa peserta. Sistim belajar dengan metode ceramah cenderung dengan belajar menghafal daripada pengertian atau pemahaman suatu materi.

Usaha mengatasi Kekurangan

Dalam mengatasi permasalahan maupun kekurangan yang biasa terjadi dalam metode ceramah, diperlukan langkah dan strategi yang tepat. Melibatkan siswa peserta dalam bentuk komunikasi dua arah, guru antara siswa dengan guru atau pembicara dengan peserta yang terbatas.

Untuk mengatasi kebosanan saat penyajian ceramah, sebaiknya diselingi dengan kegiatan lainnya, seperti menyanyi, senam dan lain sebagainya. Dapat juga diselingi dengan tanya jawab yang dapat membuat peserta siswa menjadi lebih konsentrasi dan merasa dilibatkan. Penggunaan peralatan audio visual juga dapat membantu mengatasi kelemahan metode ceramah.

Baca Juga: Metode Penelitian Sosial


Langkah Persiapan Dan Pelaksanaan

Langkah Persiapan Dan Pelaksanaan

Adapun langkah-langkah penyusunan metode ceramah dimulai dengan menentukan topik dan tujuan, menyusun kerangka ceramah, menyusun teks ceramah berdasarkan kerangka dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami, hingga menyunting teks ceramah.

Menentukan Topik Materi

Dengan adanya topik atau tema, maka materi ceramah yang akan disampaikan menjadi lebih jelas. Beberapa topik yang dapat dijadikan bahan ceramah antara lain; pengalaman pribadi, pelajaran sekolah atau kuliah, peristiwa hangat dan pembicaraan publik.

Merumuskan Tujuan

Pada dasarnya setiap metode ceramah memiliki tujuan yang hampir sama, yaitu mencapai keberhasilan dalam penyampaian materi. Secara umum penyampaian materi ceramah dikelompokkan menjadi memberitahukan (informatif), memengaruhi (persuasif), dan menghibur (rekreatif).

Informatif, ceramah ini ditujukan untuk menambah pengetahuan siswa peserta. Persuasif, jenis ceramah ini bertujuan mempengaruhi agar siswa peserta percaya, setuju dan mau mengikuti. Rekreatif, tujuan dari ceramah ini agar peserta merasa terhibur, karena diwarnai humor yang memancing tertawa.

Secara khusus metode ceramah merupakan rincian dari tujuan umum yang disusun lebih jelas, dan terukur dalam penyajiannya. Sehingga fokus penyampaian materi ceramahnya tidak keluar dari topik ceramahnya.

Menyusun Kerangka Ceramah

Pada dasarnya kerangka ceramah merupakan beberapa garis besar pokok materi yang akan dibicarakan. Sehingga lebih mudah dalam penyusunan metode ceramah. Materi ceramah menjadi lebih sistematis dan runtut. Menghindari pengulangan pembahasan materi dengan tetap membuka ide atau gagasan pendukung materi ceramah

Maksud dan tujuan dari ceramah sebaiknya diungkapkan dengan jelas dan tersusun secara logis serta terstruktur. Saat menyusun kerangka ceramah yang baik perlu memperhatikan;

  • Materi pengantar atau pembuka, berupa; salam, ucapan penghormatan dan syukur. Dilanjutkan dengan paragraf pengantar yang berkaitan dengan topik materi ceramah.
  • isi pokok pembahasan, biasanya berisi paparan, pandangan umum serta ilustrasi yang akan disampaikan pembicara. Maka untuk menghasilkan ceramah yang baik, sebaiknya materi dari ceramah berupa gagasan dan ide besar yang akan dipaparkan.
  • Penutup yang berupa kesimpulan, permintaan maaf dan salam penutup.

Menyusun Ceramah Berdasarkan Kerangka

Saat mengembangkan kerangka ceramah menjadi materi yang lengkap dan utuh. Diperlukan ide atau gagasan pendukung yang tidak keluar dari topik materi ceramah. Literasi juga diperlukan untuk menambah wawasan yang berkaitan dengan materi ceramah itu sendiri.

Namun juga perlu dilakukan pemahaman dan penghayatan terhadap materi-materi yang dipersiapkan. Sistematika penyusunan materi ceramah agar dalam penyajiannya menjadi terpadu dan runtut.

Tahap Pelaksanaan Yang Matang

Yang penting dan menjadi kunci keberhasilan suatu ceramah adalah saat pembukaan. Agar dalam penyajian materi ceramah tidak membosankan serta dapat menarik perhatian siswa peserta diperlukan strategi yang jitu, antara lain;

  • Menciptakan suasana belajar yang efektif, efisien dan menyenangkan, sehingga siswa peserta dapat terus fokus dan berkonsentrasi pada materi pelajaran.
  • Kreatif dan inovatif dalam penyampaian materi, agar siswa peserta tidak merasa bosan.
  • Memanfaatkan kemajuan teknologi untuk penyajian materi dan disusun semenarik dan sesistematis mungkin.
  • Menggunakan strategi dan berbagai teknik metode ceramah, seperti melibatkan siswa peserta. Dengan tujuab memberikan suasana pembelajaran menjadi bergairah dan lebih hidup .

Kebanyakan peserta ceramah sangat menyukai pembicara yang menyenangkan dan tidak membosankan. Beberapa hal yang juga sebaiknya dipersiapkan, meliputi; rasa percaya diri dengan penguasaan materi, sepenuh hati dalam menyampaikan materi dan mampu membangkitkan motivasi.

Tahap Penutupan

Sebelum menutup ceramah sebaiknya melakukan interaksi tanya jawab kepada para siswa atau peserta. Dan diakhiri dengan menyampaikan ringkasan pokok-pokok materi dan kesimpulannya, agar para peserta siswa dapat mengingat dan lebih memahami materi.

Biasanya di tandai dengan kalimat saran yang disertai sejumlah alasan pendukungnya. Dilanjutkan ucapan permintaan maaf dan ditutup dengan salam Kepada seluruh siswa atau peserta ceramah.

Persiapan materi yang tepat akan membantu efektifitas pelaksanaan metode ceramah. Kondisi yang prima dan kemampuan membangun minat peserta ceramah akan memberikan hasil yang maksimal. Mengilustrasikan materi ceramah akan lebih optimal dan menarik perhatian peserta untuk tetap fokus pada pembicaranya.

Metode Ceramah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *