Metode Eksperimen : Contoh, Karakteristik, Kriteria dan Penjelasannya

Metode Eksperimen

Metode Eksperimen – Di setiap sekolah, siswa selalu diajarkan dengan cara pembelajaran yang unik, kreatif, dan mampu membantu meningkatkan daya pikir mereka. Berbagai cara dilakukan oleh guru agar para siswanya dapat belajar dan memahami pelajaran dengan baik. Banyak metode pembelajaran yang diterapkan oleh sekolah kepada para siswanya salah satunya metode eksperimen.

Melalui metode ini, siswa diharapkan mampu memahami secara langsung peristiwa-peristiwa alam yang sering terjadi di sekitar. Tidak hanya belajar di dalam kelas saja sehingga membosankan. Dengan ini, siswa dapat berinteraksi secara langsung melalui percobaan-percobaan yang dilakukannya.

Untuk melakukan metode eksperimen, pihak sekolah diharuskan bisa memfasilitasi perlengkapan yang dibutuhkan. Dan juga harus bisa mengajarkan dengan benar tata cara metode eksperimen agar siswa mampu melakukannya dengan baik. Tidak sembarang percobaan bisa dilakukan. Butuh bimbingan dari guru-guru ahli untuk mendampingi siswanya.

Pembelajaran menggunakan metode ini diharapkan dapat mengembangkan daya pikir dan interaksi siswa-siswi di sekolah secara langsung. Siswa tidak hanya akan duduk dan mendengarkan materi yang disampaikan saja. Karena cenderung akan mudah bosan dan meninggalkan materi pelajaran yang harus dipelajari. Terlebih lagi apabila siswa tidak tertarik dengan pelajaran yang diberikan.


Pengertian Metode Eksperimen

Pengertian Metode Eksperimen

Ada berbagai macam pengertian menurut para ahli tentang metode eksperimen. Secara umum, metode eksperimen merupakan suatu cara pembelajaran seseorang dengan melakukan percobaan-percobaan ilmiah untuk membuktikan kebenaran proses yang terjadi. Seseorang mengamati proses, menulis setiap perkembangannya, hingga ditarik kesimpulan dari hasil percobaan tersebut.

Proses pembelajaran tersebut dilakukan agar bisa mendapatkan hasil yang sesuai dengan fakta yang dipraktekan, bukan teori. Dengan ini, siswa bisa mendapatkan bukti kebenaran yang dapat dilihat secara langsung, daripada hanya membaca lewat buku. Hal ini juga dapat melatih daya pikir siswa lebih dalam karena dapat mempraktekan secara langsung.

Siswa yang melakukan percobaan dan sudah mengamati perkembangannya dengan baik, hasilnya diberikan kepada guru untuk dievaluasi dan didiskusikan secara bersama-sama. Secara tidak langsung, interaksi antara siswa dan guru dapat meningkat lebih baik karena melibatkan siswa dalam melakukan percobaan secara langsung.

Baca Juga: Metode Wawancara


Tahapan Melakukan Metode Eksperimen Dengan Baik Dan Benar

Tahapan Melakukan Metode Eksperimen Dengan Baik Dan Benar 2

Suatu percobaan yang akan dieksperimenkan harus dilakukan dengan tepat dan sesuai dengan fokus masalah yang sudah ditetapkan. Agar mendapatkan hasil berupa jawaban yang diinginkan sesuai dengan fakta. Berikut ini adalah tahapan melakukan percobaan yang baik dan benar serta sesuai dengan kaidah-kaidah metode eksperimen untuk pembelajaran siswa.

1. Menentukan Suatu Percobaan Yang Akan Dilakukan

Fokus dahulu pada satu studi kasus yang harus dipecahkan masalahnya dalam percobaan nanti. Sebaiknya tentukan percobaan yang ringan-ringan terlebih dahulu sebagai tahapan pembelajaran menggunakan metode ini. Percobaan yang dilakukan haruslah yang benar-benar sesuai dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari di sekolah.

Pada percobaan-percobaan kecil, siswa perlahan akan belajar tentang bagaimana cara menyiapkan percobaan, membuat hipotesa, dan menarik kesimpulan dari percobaan tersebut. Biasanya guru akan membagi beberapa kelompok siswa dan menentukan ide percobaan yang berbeda-beda pada setiap kelompok. Hal ini agar siswa dapat belajar satu sama lain mengenai percobaan berbeda yang dilakukan.

Ketika sudah mendapatkan gambaran mengenai percobaan yang ingin dilakukan, buatlah rumusan masalah terlebih dahulu. Rumusan-rumusan masalah ini nantinya harus terjawab berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan yang akan ditarik kesimpulannya. Agar dapat membuat rumusah masalah dengan baik, diskusikan secara berkelompok dan juga tanyakan pada guru.

2. Membuat Desain Percobaan Beserta Perencanaannya

Setelah ide percobaan ditentukan, buat desain rancangannya agar siswa mendapat gambaran percobaan yang akan dilakukan. Pada tahap ini, siswa juga sudah menentukan alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan. Serta menulis tahap-tahap melakukan percobaan sebagai outline dasar dari percobaan yang akan dilakukan.

Dalam kelompok, para siswa akan membagi-bagi tugasnya. Diharapkan semuanya nantinya akan melakukan tugas sesuai yang ditentukan dalam perencanaan. Kemudian semuanya ditulis dengan rapi mulai dari jenis percobaan, rumusan masalah, langkah-langkah percobaan, rancangan percobaan, dan pembagian tugas.

Kemudian diberikan terlebih dahulu kepada guru untuk dievaluasi sebelum percobaan dilakukan. Setelah disetujui oleh guru, para siswa bersiap untuk melaksanakannya.

3. Melaksanakan Percobaan

Pada tahap ini, semua alat dan bahan sudah dipersiapkan dengan baik. Guru juga sudah harus mengecek kondisi alat yang layak digunakan demi kelancaran eksperimen. Siswa langsung melakukan percobaan sesuai rancangan dan langkah-langkah yang telah ditulis. Kemudian siswa melakukan pengamatan terhadap percobaan yang sedang dilakukan.

Proses percobaan yang dilakukan berhari-hari, setiap harinya harus ditulis proses perkembangannya. Setelah itu siswa melakukan analisis berdasarkan pengamatan yang sudah dilakukan berhari-hari. Kemudian menarik kesimpulan apakah menjawab rumusan masalah yang sudah ditentukan dari awal atau tidak.

Semua hasilnya dibuat dalam laporan kemudian diberikan kepada guru. Siswa dapat mempresentasikan hasil eksperimennya kemudian guru menilai dan mendiskusikan materi kepada siswa. Siswa sudah melakukan pembelajaran melalui metode eksperimen dengan baik.

Baca Juga: Metode Analisis Data


Manfaat Metode Eksperimen Bagi Pelajar

Manfaat Metode Eksperimen Bagi Pelajar

Metode eksperimen yang dilakukan oleh siswa dapat memberikan manfaat yang baik pada siswa. Seperti siswa jadi mengerti bagaimana proses alam dan ilmiah yang terjadi di sekitarnya. Siswa dapat menerapkan metode eksperimen di kehidupan sehari-harinya untuk mengembangkan daya berpikirnya. Tentunya dengan cara yang benar dan tepat sesuai yang diajarkan di sekolah.

Pelajar dapat mengembangkan sendiri ide-ide eksperimen yang pernah dilakukannya untuk membuat sebuah inovasi baru yang dapat berguna di kehidupan sehari-hari.


Manfaat Dan Kelebihan Dari Metode Eksperimen

Manfaat Dan Kelebihan Dari Metode Eksperimen

Ada beberapa kelebihan sekaligus manfaat dari metode eksperimen yang bisa diambil oleh siswa dan guru. Hal ini juga dapat berdampak positif pada pihak Sekolah. Beberapa kelebihan dari pembelajaran melalui metode eksperimen adalah sebagai berikut ini :

  • Siswa menjadi lebih tanggap mengenai pembelajaran materi yang disampaikan. Karena dapat merasakan secara langsung teori-teori yang pernah didapat melalui penyampaian guru maupun membaca secara langsung dari buku atau teks.
  • Guru dapat memberikan metode pembelajaran yang interaktif dan tidak membosankan. Metode ini dapat menarik minat siswa dalam mempelajari materi yang disampaikan.
  • Hasil percobaan dapat menjadi milik siswa dan bisa dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari.
  • Siswa mendapat pengalaman baru yang menyenangkan serta melatih keaktifannya dalam melakukan praktek pembelajaran.
  • Siswa-siswa yang terdidik dengan baik melalui pembelajaran ini, dapat meningkatkan reputasi sekolah. Salah satunya ketika sekolah mengirimkan siswa-siswanya mengikuti kompetisi percobaan ilmiah atau sains.

 


Kerugian Dan Kekurangan Metode Eksperimen

Kerugian Dan Kekurangan Metode Eksperimen

Selain manfaat dan kelebihan, ternyata pembelajaran dengan metode eksperimen juga memiliki kekurangan sekaligus kerugian. Hal ini dapat berdampak besar pada pihak sekolah jika tidak dapat diatasi dengan baik. Adapun kekurangannya adalah sebagai berikut :

  • Hanya cocok digunakan untuk bidang sains dan teknologi. Untuk bidang lain tidak bisa diterapkan metode ini.
  • Pada beberapa percobaan, membutuhkan alat dan fasilitas yang memadai, dan biayanya relatif mahal.
  • Butuh dilakukan di tempat yang mendukung. Pada beberapa eksperimen, tempat dan kondisi yang tidak memungkinkan tidak dapat dilaksanakan percobaan.
  • Guru yang tidak memiliki pengalaman dalam percobaan kurang bisa membina siswanya dalam melakukan praktek.
  • Tidak semua eksperimen bisa berjalan sesuai yang direncanakan. Dan terkadang memberikan hasil yang tidak memberikan jawaban rumusan masalah. Apabila eksperimen tidak berjalan sesuai prosedur.

Demikianlah artikel ini dibuat sebagaimana dapat membantu para guru dan siswa yang ingin melakukan metode eksperimen di sekolah. Pada saat melakukan eksperimen, seorang guru haruslah memiliki pengalaman yang baik dalam bidang keilmuan yang diajarkan. Agar dapat membantu mengawasi para siswa dalam melakukan percobaan yang penuh ketelitian dan kehati-hatian.

Metode Eksperimen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *