Metode Penelitian : Contoh, Karakteristik, Kriteria dan Penjelasannya

Metode Penelitian

Metode Penelitian – Dalam ilmu penelitian, seorang peneliti dalam rangka membuktikan jawaban atas sebuah penelitiannya memerlukan metode penelitian. Metode dilakukan dengan penerapan upaya dan cara yang sistematis.

Tentu saja, seorang peneliti akan mencatat apa yang diperoleh dalam penelitian tersebut dan memasukkannya ke dalam metode penelitian.


Mengenal Tentang Metode Penelitian

Mengenal Tentang Metode Penelitian

Ilmu pengetahuan memang sangat luas cakupannya. Dalam membaca sebuah informasi, terbesit dalam hati menjawab suatu pertanyaan yang muncul secara tiba-tiba. Untuk memperoleh tersebut diperlukan cara yang sistematis untuk memecahkannya. Dengan demikian, cara ilmiah dan sistematis disebut dengan metode penelitian.

Sebagai contoh, dalam zaman modern ini fakta dari dunia teknologi sangat maju dengan pesat. Rasa penasaran pasti terlintas dalam otak, dan mempunyai keinginan untuk menjawab. Misalnya uang elektronik, mengapa banyak orang yang membayar dengan uang elektronik? Bagaimana bisa membayar hanya dengan scan kode saja? Dan sebagainya.

Pertanyaan tersebut tidak menjadi penelitian ilmiah jika dijawab sesuka dan semena-mena. Namun, terlepas benar atau salah, jika pertanyaan sudah berusaha dijawab dengan menerapkan metode ilmiah tentu menjadi sumber terpercaya. Dan jawaban tersebut akan menjadi literatur atau pengetahuan ilmiah.

Baca Juga: Metode Observasi


Arti Metode Penelitian

Arti Metode Penelitian

Apa arti dan jenis-jenis metode penelitian? Disini akan dibahas mengenai arti dan macam-macam jenis metode penelitian secara ringkas dan gampang untuk dipahami. Yang akan dibahas disini merupakan konteks yang disempitkan dalam bidang ilmu sosial. Mari dimulai pembahasan ini dari pengertian dan lanjut ke jenis-jenisnya.

Penelitian merupakan proses mencari jawaban atau kebenaran terhadap fenomena tertentu atau fakta yang terjadi di lapangan baik masa sekarang/masa lampau. Proses dalam kegiatan ini dilakukan oleh peneliti, ilmuan, pakar untuk memperoleh suatu hal yang diinginkan. Contohnya, penelitian tentang gizi suatu makanan baru. Maka dalam penelitian tersebut harus seorang yang ahli gizi.

Baca Juga: Metode Waterfall


Jenis-Jenis Metode Penelitian

Jenis Jenis Metode Penelitian

Pertimbangan memilih metode penelitian berdasarkan rumusan masalah, etika, objek, waktu dan akses terhadap data. Metode penelitian berdasarkan memperoleh, mengolah dan menganalisis data meliputi metode survey, eksperimental, longitudinal, deskriptif, wawancara, observasi, studi kasus, etnografi dan metode kuantitatif kualitatif. Jenis metode tersebut disebut teknik. Berikut sembilan definisi dari beberapa metode tersebut.

1. Survey

Survey merupakan salah satu macam jenis metode penelitian yang mudah. Cara untuk mengumpulkan sebuah data pada metode suvey dapat menggunakan kuesioner maupun angket sebagai instrumen penelitiannya. Dalam hal tersebut kegunaan kuesioner untuk sampel penelitian atau disebut representasi populasi.

Data yang sudah dikumpilkan diolah secara manual atau dengan software aplikasi pengolah data. Pengolahan data menggunakan proses koding. Setelah proses koding, data tersebut dianalisis. Proses pengolahan data dapat dilakukan dengan manual maupun dengan bantuan software komputer.

2. Eksperimental

Penelitian menggunakan eksperimental merupakan gabungan dari beberapa cara metode penelitian. Meliputi survey, wawancara, observasi, dan sebagainya. Peneliti membagi dua grup kepada partisipan dalam penelitian. Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol merupakan pembagian dari grup tersebut. Dimana masing-masing grup mempunyai karakteristik yang hampir sama.

Bedanya, kelompok kontrol tidak mendapat treatment tetapi kelompok eksperimen akan mendapatkan treatment. Treatment tergantung dengan program atau kebijakan yang sedang masa percobaan. Namun, jika hasilnya mendapatkan hasil yang sama dengan signifikan antara kedua kelompok, maka treatment tersebut tidak ada pengaruh signifikan.

3. Longitudinal

Berbagai cara dapat diperoleh dalam mencari data penelitian longitudinal. Cara umum menggunakan data survey. Partisipan tersebut merupakan riset longitudinal dalam sampel penelitian. Dalam waktu yang akan datang, partisipan yang digunakan menjadi responden akan didatangi kembali oleh peneliti.

Dalam mencari data perkembangan responden yang sama, peneliti akan mensurvey lebih dari satu kali. Pada penelitian menggunakan metode ini, peneliti menggunakan jangka waktu panjang tetapi dengan cara yang survey yang sama. Hal ini, peneliti harus sabar untuk mencari data perkembangan dari hasil observasi.

4. Penelitian Deskriptif

Upaya peneliti untuk mendeskripsikan fenomena berdasarkan pengalaman partisipan riset dan hasil observasi merupakan pernyataan dari metode penelitian deskripstif. Data deskriptif tentu saja bersifat narasi. Juga, deskriptif bersifat kualitatif.

Metode deskriptif menggunakan dua cara yaitu wawancara dan observasi. Dimana wawancara memperoleh data dari sumber informan dan observasi mendapatkan hasil penelitian dari pengamatan atau perubahan yang diperoleh. Hasil data dilakukan koding atau narasi tertentu untuk dianalisis secara teliti.

5. Wawancara

Salah satu aspek teknis dalam mengumpulkan data yaitu dengan wawancara. Maksud dari metode menggunakan wawancara bertujuan memperoleh data oral dari responden. Proses pengolahan data diawali dengan transkripsi hasil perolehan wawancara. Biasanya, penelitian sosial menerapkan metode wawancara dengan teknik probing dan menggali informasi dengan cara mencecar pertanyaan kepada responden.

6. Observasi

Dalam proses pengumpulan data yang merupakan aspek teknis yaitu metode observasi. Memperoleh data deskriptif merupakan tujuan dari metode penelitian dengan observasi. Data deskriptif tersebut hasil dari pengamatan dari peneliti terhadap perubahan fenomena tertentu atau terhadap suatu peristiwa. Sama halnya dengan metode lainnya, dalam proses pengolahan data dapat memulai dengan koding catatan di lapangan.

Dalam rangka pengumpulan data observasi dilakukan dengan memanfaatkan panca indra manusia. Yang paling utama terdapat pada indra penglihatan serta pendengaran. Hasil catatan indra penciuman, pengecap dan indra lainnya tidak menutup kemungkinan juga digunakan.

7. Studi kasus

Dalam memperoleh data suatu kasus untuk yang spesifik dapat diterapkan dengan metode studi kasus. Data studi kasus dalam penelitian diperoleh dengan wawancara, observasi, pencatatan dokumen, dan lain-lain. Kelebihan studi kasus dapat memberi kesempatan peneliti untuk mengembangkan isu yang terbatas secara mendalam.

Koding merupakan awal dari proses analisis dan pengolahan dari data penelitian dalam studi kasus. Untuk menganalisis secara manual atau baik menggunakan software analisis data, seorang peneliti tetap merangkai beberapa variabel yang berkaitan. Metode studi kasus banyak digunakan seorang peneliti untuk memecahkan masalah sosial.

8. Etnografi

Metode etnografi merupakan metode pengumpulan data dengan beberapa macam teknik. Macam-macam teknik umum yang digunakan yaitu observasi partisipatoris, wawancara mendalam dan pemeriksaan dokumen. Metode riset dengan etnografi dilakukan sebagai bentuk mendeskripsikan kultural kelompok masyarakat tertentu berdasarkan pengalaman.

9. Kualitatif dan Kuantitatif

Metode ini tentu sangat awam dengan para mahasiswa untuk mengadakan penelitian. Pengertian penelitian kualitatif yaitu penelitian dengan metode yang fokus pada pemahaman dari fenomena sosial di masyarakat yang telah terjadi. Perspektif dari responden sebagai gambaran utama dari seorang peneliti untuk memperoleh hasil tersebut.

Sedangkan, metode kuantitatif merupakan sebuah metode untuk penelitian yang menggunakan model-model dan yang bersifat sistematis. Biasanya, hal yang berkaitan dengan fenomena alam dapat menggunakan teori serta hipotesa yang diajukan sebelumnya. Penelitian kuantitatif bersifat data-data yang berupa angka, hitungan dan variabel tertentu.

Itulah beberapa informasi terkait dengan metode penelitian dalam kajian ilmu pengetahuan. Metode penelitian memang perlu dipelajari untuk mempermudah jalannya penelitian. Dalam penggunaannya, tata aturan dari macam-macam metode tidak boleh dilupakan. Semoga pengenalan dalam metode penelitian ini menjadi awal dari kesuksesan penelitian masing-masing.

Metode Penelitian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *