Arti Ungkapan Patah Arang Adalah ? dan Contoh Dalam Kalimat

Arti Ungkapan Patah Arang

Arti Patah Arang – Arti ungkapan patah arang bukan berarti arang dari pembakaran yang patah, melainkan sebuah frase yang berupa perumpamaan. Maksudnya adalah istilah tersebut hanya bisa ditafsirkan jika sudah berada dalam konteks kalimat.

Sehingga tentu saja mengetahui berbagai hal lainnya mengenai patah arang akan sangat membantu memahami makna dari kalimat tersebut. Berikut ini ulasan lengkapnya:


Inilah Arti Ungkapan Patah Arang

Inilah Arti Ungkapan Patah Arang

Patah arang diucapkan untuk orang yang memiliki sifat atau sikap tertentu. Sekalipun ada yang bermakna sikap positif, tetapi sepertinya tafsir terbanyak merujuk pada orang yang memiliki mental negatif. Berikut ini dijelaskan beberapa arti ungkapan patah arang yang paling umum serta banyak dijelaskan oleh para ahli bahasa. Ini dia penjelasan lengkapnya yang perlu diketahui:

Baca Juga: Arti Ungkapan Patah Arang


1. Putus Asa

1. Putus Asa

Patah arang kadang diartikan sebagai keputusasaan akibat kegagalan-kegagalan yang sering melanda. Apalagi jika segala daya telah dilakukan tetapi kerugian, kesalahan, problem masih saja terjadi. Terkait makna ini, istilah patah arang diucapkan kepada orang yang memiliki sifat cepat putus asa. Baik keputusasaan karena bisnisnya gagal, rumah tangganya rusak, penyakit tidak kunjung sembuh dan selainnya.

2. Hilang Semangat

2. Hilang Semangat

Arti istilah patah arang yang kedua adalah patah semangat. Hal ini biasanya diucapkan pada orang yang di awal memiliki spirit tinggi untuk beraktivitas, tetapi di tengah jalan mengalami masalah yang membuat semangatnya hilang. Ini terkadang tidak disebabkan dari dalam orang itu sendiri, melainkan ada faktor dari luar yang membuat pekerjaan yang sedang dilakukan menjadi tidak maksimal. Seperti sedang semangatnya belajar, eh malah lampu mati.

Karena hilang semangat inilah muncul rasa putus asa yang menyebabkan hilangnya keinginan untuk mengulang pekerjaan yang tertunda. Sebuah sifat mental yang sejatinya negatif karena bisa membuat depresi dan stres.

3. Kepasrahan

3. Kepasrahan

Patah arang bisa diartikan sebagai kepasrahan terhadap situasi yang sedang dialami. Seakan tidak ada lagi keinginan untuk mengubah hal tersebut menjadi hal yang lebih hebat bahkan luar biasa. Jika ada orang yang pekerjaannya selalu tidak dihargai padahal sudah dilakukan dengan sebaik mungkin, maka orang ini pasrah dengan keadaannya tersebut tanpa ingin melawan atau resign. Bisa dibilang orang dengan sifat ini disebut sudah patah arang.

4. Ketakmampuan

4. Ketakmampuan

Patah arang juga identik dengan ketakmampuan dalam hal apapun, baik ketakmampuan dalam berjuang, berkorban, mengasihi, melerai dan lain sebagainya. Biasanya ini disebabkan oleh kerumitan masalah sehingga ada kesan sulit untuk diselesaikan. Sifat semacam ini sejatinya wajar dan sangat manusiawi sekali. Tetapi jika tidak mencoba untuk melakukan perubahan, maka ketakmampuan diri akan terus tertanam di dalam jiwa.

Ini yang berbahaya karena mustahil mendapatkan kesuksesan dalam kehidupan jika tanpa usaha sudah menganggap diri tidak mampu. Terkait konteks ini sebaiknya orang harus menutupi ketakmampuan tersebut dengan mencoba dan terus mencoba.

5. Bersifat Traumatic

5. Bersifat Traumatic

Arti patah arang yang terakhir adalah lebih bersifat tragedi atau traumatic, maksudnya adalah istilah patah arang diucapkan pada orang yang merasa takut, bimbang, risih dan enggan berbuat. Semua itu karena didasari oleh pengalaman menakutkan yang dialami sebelumnya. Seperti orang yang enggan untuk naik kapal laut hanya karena ada berita di televisi kalau ada kapal laut bocor beberapa hari yang lalu. Orang semacam ini bisa disebut mengalami patah arang.

Baca Juga: Arti Ungkapan Darah Biru


Contoh Ungkapan Patah Arang Di dalam Kalimat

Contoh Ungkapan Patah Arang Di Dalam Kalimat

Untuk yang ingin mengambil langsung makna ungkapan patah arang sesuai konteks kalimatnya, berikut akan di-list beberapa contoh yang bisa dibaca. Setelah itu silakan dimaknai artinya. Ini dia contoh-contoh tersebut yang dapat dijadikan referensi:

  1. Jangan patah arang anakku, teruslah belajar agar kelak juara kelas kembali menjadi milikmu.
  2. Saya patah arang sudah, bagaimana lagi pimpinan memang seperti itu sifatnya!
  3. Haruskah aku patah arang, bukankah kejadiannya sudah lama sekali
  4. Aku mengalami patah arang sejak ayahmu menegurku kemarin malam

Itulah penjelasan singkat tentang arti ungkapan patah arang yang paling umum dan benar serta dapat dijadikan referensi. Semoga dengan adanya artikel ini pemahaman tentang kosakata bahasa Indonesia semakin berbobot, mengingat Indonesia memang memiliki begitu banyak kosakata.

Arti Ungkapan Patah Arang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *