Pengertian Database Adalah : Contoh, Fungsi, Manfaat dan Tujuan

Pengertian Database

Pengertian Database – Pada hakikatnya pengertian databse adalah kumpulan data yang sudah diperoleh sebelumnya. Jika dilihat dari segi bahasa, database bisa dikatakan basis data. Basis adalah semacam perkumpulan atau tempat berkumpul, sedangkan data yang dimaksud di sini adalah informasi yang diperoleh dan disimpan.

Dari uraian singkat di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa pengertian database adalah kumpulan data atau informasi yang diperoleh yang selanjutnya disimpan dalam suatu media tertentu, umumnya adalah komputer.

Pada hakikatnya penerapan database tidak hanya dalam lingkup IT saja, tapi lebih dari itu. Contohnya pada lembaga sekolah atau universitas terdapat database murid, mahasiswa, tenaga pengajar, sarana prasarana, dan lain sebagainya. Selain itu, lingkungan perusahaan juga pastinya terdapat data-data perusahaan yang mencakup databas karyawan, keuangan, dan lain sebagainya.

Suatu database dibentuk dengan berbagai tujuan tertentu sesuai dengan lingkungan penggunanya. Dan satu hal yang wajib Anda pahami dalam hal ini adalah suatu database menyimpan informasi bedasarkan data yang sudah diperoleh sebelumnya. Dalam dunia IT suatu pengelolaan sistem database dikenal dengan istilah Database Management System (DBMS).


Pengertian Database Berdasarkan Jenisnya

Pengertian Database Berdasarkan Jenisnya

Jika dilihat lebih mendalam lagi, pengertian database sebenarnya tidak sesederhana seperti itu, tapi ada definisi lain yang membuat database memiliki cakupan yang semakin luas. Untuk lebih jelasnya, di bawah ini adalah definisi database berdasarkan jenisnya:

1. Opertional Database

Operasional Database merupakan database untuk menyimpan data dengan rinci supaya bisa dioperasikan dari seluruh organisasi. Dalam hal ini mereka juga bisa disebut dengan Subject Area Database (SABD), produksi database atau transaksi database. Contoh dari database jenis ini adalah database yang digunakan oleh pelanggan, database akuntansi, dan lain sebagainya.

2. Relational Database

Relational Database bisa dikatakan yang paling populer. Sebab dengan menggunakan relational database, user bisa mengakses atau mencari informasi dalam sebuah tabel yang berbeda-beda. Selain itu, query yang dilakukan juga bisa melibatkan beberapa tabel dikarenakan fungsi dari relasi ini.

3. Distributional Database

Pengertian database jenis ini adalah database yang dapat mendistribusikan data-data secara tersebar tapi saling berhubungan serta bisa diakses secara bersama-sama. Distributional database umumnya digunakan pasa suatu perusahaan atau lembaga yang terdiri dari beberapa cabang. Tujuannya agar supaya user bisa mengakses data dari tempat satu ke tempat lainnya.

4. External Database

External database mampu menyediakan akses ke bagian eksternal dan data yang disimpan nantinya akan digunakan untuk keperluan komersial. Jadi akses ke dalam database ini memang lebih dipermudah karena memang diperuntukkan untuk publik. Selain itu juga lebih efisien karena tidak perlu mencari informasi lewat internet.

Baca Juga: Pengertian Administrasi


Apa Saja Kegunaan Database?

Apa Saja Kegunaan Database

Bagi kebanyakan orang, suatu database hanyalah kumpulan data dan informasi yang hanya butuh dibackup untuk tujuan keamanan. Lebih dari itu, sebenarnya ada kegunaan lain dari para pengguna database, seperti:

1. Mempermudah proses identifikasi data

Sebagai contoh suatu DBMS pada perbankan bisa mencari informasi user dengan lebih cepat dan efisien sebab masing-masing sudah dikelompokkan.

2. Untuk menghindari data ganda yang tersimpan

Software DBMS bia di setting supaya mampu mengenali duplikasi data yang terjai pada saat diinput. Hal ini disebabkan sifat database yang bisa diakses oleh lebih dari satu pengguna. Salah satu cara yang bisa dipilih adalah dengan menerapkan sistem Primery Key atau kata kunci.

3. Dapat mempermudah dari segi penggunaannya

Mulai dari memasukkan data baru, mengupdate, hingga menghapus data yang sudah tidak dibutuhkan. Selain itu juga sudah didukung dengan tampilan atau tatap muka yang sudah disediakan dengan mengunakan aplikasi tertentu.

4. Bisa menjadi solusi terbaik

Penggunaan kertas sebagai media penyimpanan bisa dikatakan banyak memakan ruang dan juga kurang efektif. Namun dengan adanya database seperti ini file bisa disimpan secara digital.

5. Alternatif penyimpanan

Database bisa menjadi alternatif lain terkait dengan permasalahan penyimpanan ruang dalam aplikasi tertentu. Hal ini disebabkan keterbatasan media penyimpanan oleh kebanyakan aplikasi komputer.

Baca Juga: Pengertian Database


Agar Database Lebih Aman

Agar Database Lebih Aman

1. Akses ruang Data Center

Data center merupakan tempat perangkat pusat data. Sebaiknya akses data center harus diberikan secara khusus kepada pihak yang berwenang dan berkepentingan.

2. Kewenangan Akses Aplikasi Database

Untuk akses log in ke aplikasi database, sebaiknya diberkan hanya kepada pihak yang telah ditunjuk untuk mengemban tanggung jawab pengelolaan data. Dalam hal ini bisa dibuat daftar kewenangan akses aplikasi secara rinci berkaitan dengak akses untuk log in.

3. Keamaan Jaringan

Ini adalah salah satu opsi yang bisa dipilih supaya sistem informasi di mana data tersimpan bisa terjaga dari percobaan pencurian data. Metode yang bisa dipilih adalah dengan mengunakan firewall dan routing control.

Mengingat begitu pentingnya database, menjaga supaya database tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab adalah perkara yang tidak bisa ditawar lagi. Apalagi jika melihat pengertian database di atas, bisa sangat berbahaya jika sampai disalahgunakan.

Pengertian Database

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *