Pengertian Sistem Informasi Adalah : Contoh, Tujuan, Fungsi & Komponen

Pengertian Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi – Akan banyak sekali pengertian sistem informasi yang bisa anda temukan. Seitap ahli mungkin punya definisi tersendiri. Akan tetapi, ada pengertian dari sistem informasi yang mudah dipahami.


Pengertian Sistem Informasi dari Kaca Mata Ahli

Pengertian Sistem Informasi Dari Kaca Mata Ahli

Ada banyak sekali ahli yang menerangkan apa itu sistem informasi. Namun, yang paling mudah dipahami adalah pengertian yang dijelaskan oleh Henry. Lucas. Henry mencoba menjelaskan apa itu definisi sistem informasi dengan bahasa yang sederhana. Ia mengatakan sistem informasi merupakan kegiatan dari prosedur yang diatur. Dengan adanya sistem tersebut, maka informasi akan diberikan dari setiap hal yang dilakukan. Ini membantu seseorang dalam membuat sebuah keputusan.

Dalam hal ini, yang dimaksud dengan kegiatan tentu bukan kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Ini kegiatan yang dilakukan oleh sebuah teknologi. Biasanya, ini melibatkan komputer. Jadi, kegiatan yang berupa prosedur-prosedur tertentu itu dilakukan oleh komputer.

Baca Juga: Pengertian Kewirausahaan


Tujuan Pembuatan Sistem Informasi

Tujuan Pembuatan Sistem Informasi

Jika Anda mendengar pengertian sistem informasi, apa kira-kira yang ada di benak Anda? Kebanyakan seseorang akan berpikir mengenai bisnis. Dan itu memang benar. Bisnis saat ini membutuhkan sistem informasi.

Akan tetapi, bukan hanya bisnis saja yang sebenarnya membutuhan sistem informasi. Jika Anda tahu tujuan dari pembuatan sistem informasi, maka Anda akan lebih memahami siapa saja yang membutuhkan sistem ini.

Setidaknya ada 2 tujuan dibuatnya sebuah sistem informasi.

Menyediakan Informasi

Peran utama dari sebuah sistem informasi sebenarnya adalah untuk mengumpulkan dan memaparkan sebuah informasi. Informasi tersebut dikumpulkan oleh sebuah sistem yang didesain sesuai dengan kebutuhan.

 

Lalu, apa gunanya mendapatkan informasi? Informasi yang didapatkan tersebut kemudian biasanya digunakan sebagai faktor penentu kebijakan atau keputusan.

 

Sama halnya seperti otak. Otak manusia dibuat untuk memikirkan banyak hal. Otak mempertimbangkan lalu dibuatlah sebuah keputusan. Ini pula peran dari sebuah sistem informasi. Semakin jelas kan apa pengertian sistem informasi?

 

Pendukung Kegiatan Harian

Ada juga sistem informasi yang dibuat untuk mencatat sebuah kegiatan harian. Ini biasanya digunakan oleh pemilik ritel. Di sebuah ritel, ada sistem informasi yang akan mencatat semua transaksi, mulai dari penjualan, pembelian, pencatatan pemasukan, dan lain sebagainya.

 

Dari tujuan tersebut, apakah yang membutuhkan sistem informasi hanya seseorang yang memiliki bisnis? Tentu saja tidak. Hampir semua sektor membutuhkan sistem informasi. Hanya saja, seberapa penting sistem tersebut dibuat, itu yang menjadi pertanyaan.


Beberapa Kategorisasi Sistem Informasi

Beberapa Kategorisasi Sistem Informasi

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bukan hanya bisnis saja yang membutuhkan sistem informasi. Untuk saat ini, ada 4 kategori sistem informasi. Ini menggambarkan siapa saja yang sebenarnya menggunakan atau membutuhkan sistem ini.

Sistem Informasi Untuk Memproses Transaksi

Ini yang bersinggungan dengan bisnis, terutama bisnis ritel. Jadi, sistem dibuat untuk mendukung proses transaksi yang terjadi.

 

Sistem Informasi unTuk Mendukung Managemen

Yang satu ini diperlukan oleh perusahaan. Contohnya saja HRD. Bagian ini biasanya yang paling membutuhkan sistem informasi untuk mengevaluasi kinerja internal.

 

Tentu bukan hanya HRD saja. Bagian finance pun membutuhkan sistem yang satu ini. Anda bisa ingat kembali apa itu pengertian sistem informasi. Bahwa ini sistem yang dibuat untuk memberikan informasi dari setiap tindakan.

 

Sistem Informasi Untuk Pembuatan Keputusan

Sistem ini biasanya dibutuhkan oleh para pemangku kebijakan seperti manager dan CEO. Ini memuat berbagai macam informasi.

 

Sistem Informasi Eksekutif

Sekilas, ini sama dengan yang sebelumnya. Hanya saja, ada yang beda. Sistem ini lebih mempermudah pemangku kebijakan dalam membuat sebuah keputusan.

Nah, semakin jelas kan apa yang dimaksud dengan sistem informasi?

Baca Juga: Pengertian Strategi


Komponen Yang Diperlukan Dalam Pembuatan Sistem Informasi

Komponen Yang Diperlukan Dalam Pembuatan Sistem Informasi

Dari penjelasan tersebut di atas, mungkin Anda ingin lebih tahu apa yang diperlukan dalam membuat sebuah sistem informasi. Berikut ini komponen-komponen yang diperlukan untuk pembuatan sistem informasi.

  1. Input

Ini merupakan komponen berupa data atau informasi yang harus dimasukkan. Kemudian, data ini akan diproses.

 

  1. Model

Ini bisa dikatakan prosedur. Jadi, data yang dimasukkan (input) akan diproses sesuai dengan model atau prosedur yang sudah dibuat oleh pembuat sistem.

 

  1. Output

Setelah input diproses di model, maka keluarlah output. Ini disebut dengan informasi.

 

  1. Teknologi

Input, model, serta output tersebut tidak akan bisa dilakukan jika tidak ada teknologi. Ini berupa alat. Misalnya saja komputer.

 

  1. Big Data

Ini semacam kumpulan data yang disimpan di dalam sistem informasi. Ini disimpan di dalam sebuah software yang akan digunakan dalam memproses data sehingga menghasilkan output yang berkualitas.

Dari komponen tersebut, semakin terlihat betapa pentingnya sebuah sistem informasi. Ini sistem yang dibuat untuk mempermudah memproses informasi yang begitu banyak masuk. Kemudian, informasi tersebut diproses sehingga mengeluarkan output berupa informasi. Informasi inilah yang digunakan untuk membuat keputusan oleh para pelaku bisnis atau pemangku kebijakan.

Semoga penjelasan singkat tersebut membuat Anda benar-benar lebih tahu mengenai pengertian sistem informasi?

Pengertian Sistem Informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *