Pertumbuhan Ekonomi : Contoh, Faktor, Ciri ciri dan Cara Mengukurnya

Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi – Di tahun 2019 ini negara Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang masih stagnan hanya sebesar 5,1% pada kuartal III/2019 dikatakan masih berat. Salah satu penyebabnya pada investasi dan terdapat penurunan pada nilai impor.

Menurut Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional menyatakan bahwa dengan adanya rencana perpindahan ibu kota Indonesia di Kalimantan tepatnya di Kutai Kertanegara menunjukkan angka pertumbuhan dalam ekonomi akan melonjak.

Hal ini disebabkan karena pembangunan fisik untuk persiapan ibu kota akan menciptakan lapangan kerja yang banyak dengan demikian dapat diperkirakan ikut andil sebesar 0,6%. Untuk itu, pemerintah berusaha untuk tetap memberikan perubahan-perubahan infrastruktrur agar menjadi lebih baik.

Di bawah ini akan dipaparkan mengenai definisi, teori, ciri, manfaat dan sumber agar dapat dijadikan wawasan tambahan bagi masyarakat


Definisi Pertumbuhan Ekonomi

Definisi Pertumbuhan Ekonomi

Apa maksud dari pertumbuhan ekonomi? Pada umumnya, merupakan suatu proses perubahan dari suatu negara menjadi lebih baik daripada periode sebelumnya. Definisi dari pertumbuhan tentang ekonomi menurut para ahli berbeda-beda bahkan antar wilayah memiliki pendapat yang tidak sama.

Menurut Robert Sollow mengartikan bahwa dalam suatu perekonomian dikatakan mengalami pertumbuhan apabila mengalami kenaikan dari waktu sebelumnya. Sedangkan menurut Tadoro mendefiniskan bahwa suatu bentuk kapasitas produksi mengalami peningkatan yang berpengaruh dengan pertumbuhan nasional.

Menurut Sadono Sukirno mengartikan bahwa ketika perekonomian mengalami peningkatan dilihat dengan membandingkan tingkat pendapatan nasional dari tahun ke tahun. Pendapat dari Prof Simon Kuznet mengartikan bahwa berkaitan dengan kegiatan perekonomian semakin meningkat yang mana juga menaikkan lapangan kerja dalam jangka panjang hal itu juga dilihat dari perkembangan dari segi teknologi yang semakin maju.

Baca Juga: perang dingin


Teori Pertumbuhan Ekonomi

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Ada beberapa teori tentang pertumbuhan dalam perekonomian diantaranya teori pertumbuhan klasik, neoklasik, historis dan kuznets. Teori pertumbuhan klasik dalam teori ini menurut pendapat Adam smith mengalami pertumbuhan jika ada pertambahan penduduk. Menurut David Richardo pertumbuhan mengalami peningkatan jika tenaga kerja banyak.

Teori Pertumbuhan neoklasik ada beberapa ahli memiliki definisi yang berbeda yaitu menurut Harrod Domar tentang adanya suatu bentuk investasi dalam perekonomian. Pendapat scumpeter mengartikan jika masyarakat memiliki kemampuan dalam kewirausahaan.

Teori pertumbuhan historis menurut ahli Freedich mengartikan bahwa pertumbuhan dalam perekonomian berkaitan dengan cara manusia dalam melakukan produksi, menurut Wermer bahwa perekonomian akan mengalami pertumbuhan dilihat dari ideologi masyarakat.

Teori yang terakhir yaitu teori pertumbuhan kuznets yang mana dalam perekonomian dikatakan akan mengalami peningkatan dalam jangka panjang berkaitan dengan kemajuan teknologi dan ketersediaan tenaga kerja yang semakin meningkat.


Ciri-Ciri Pertumbuhan Ekonomi

 

Ada enam ciri dikatakan perekonomian mengalami pertumbuhan yang akan dibahas dalam ulasan ini yang pertama adanya laju pertumbuhan baik produk maupun tenaga, produktivitas yang semakin meningkat berkaitan dengan penggunaan output yang lebih besar dan mengalami kenaikan efisiensi.

Perubahan struktural yang tinggi berkaitan dengan perubahan status buruh, Urbanisasi merupakan perpindahan tenaga kerja dari pedesaan ke perkotaan yang mana skala perindustrian muncul semakin banyak, terjadinya adanya arus antara barang, modal antar bangsa yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.


Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi

Ciri Ciri Pertumbuhan Ekonomi

Setelah membahas definisi, teori serta ciri-cirinya dari pertumbuhan dibidang perekonomian. Yang perlu diketahui untuk dilakukan pembahasan yaitu mengenai faktor-faktornya. Apa saja mempengaruhi perkenomian bisa menjadi meningkat dan aspek apa saja yang mendasari. Tentunya faktor berikut untuk kelangsungan dunia usaha agar bisa memberikan kenaikan yang signifikan. Berikut faktor-faktor tentang Pertumbuhan ekonomi dilihat dari segi bisnis :

1. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia menjadi faktor pertama dalam kenaikan perekonomian, yang mana dilihat dari beberapa segi apakah mengalami perlambatan maupun percepatan dalam suatu usaha. Jika banyak SDM yang mengalami pengangguran atau kurang terciptanya lapangan pekerjaan dari suatu negara tersebut tentu akan mempengaruhi penurunan dalam hal ekonomi.

Pendapatan juga akan berkurang yang bisa mengakibatkan kebutuhan belanja dari masing-masing individu juga akan lebih hemat jika kurang tersedianya tenaga kerja. Seseorang akan membelanjakan uangnya hanya untuk kebutuhan primer saja. Berbeda dengan suatu negara yang banyak memberikan peluang kerja serta pengangguran yang berkurang tentu orang bisa mencukupi segala kebutuhan dan bisa meningkatkan pertumbuhan dalam perekonomian.

2. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Suatu negara dikatakan meningkat jika dalam menciptakan lapangan pekerjaan menggunakan setiap ilmu pengetahuan dan teknologi. Di era sekarang teknologi semakin maju dan memberikan inovasi terbaru. Dalam perusahaan saat ini banyak yang sudah menyediakan segala alat-alat kerja lebih maju. Jika setiap proses produksi menggunakan mesin tentunya akan mengurangi tenaga kerja.

Hal ini akan mengurangi pendapatan perusahaan dalam membayar karyawan. Namun tidak semua perusahaan mampu dalam memberikan mesin-mesin yang berkualitas. Untuk perusahaan dalam skala kecil hal ini masih cukup sulit untuk dipenuhi sebab biaya untuk membeli mesin juga banyak apalagi segala teknologi yang berkualiatas biasanya perlu diimpor.

3. Sumber Daya Alam

Negara indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Pasalnya memiliki banyak mata pencaharian dari berbagai bidang tergantung dari kondisi geografisnya. Namun, perbandingan dari banyaknya sumber daya alam dengan peluang usaha masih sangat kurang.

Contohnya dalam menghasilkan bahan dasar produksi pada suatu perusahaan biasanya masih banyak mencari bahannya dengan ekspor ke negara lain hal ini tentu akan mempengaruhi harga jual setelah barang jadi. Harga yang terlalu tinggi juga akan mempengaruhi permintaan. Negara indonesia perlu mampu menciptakan perusahaan yang membuat bahan-bahan dasar dari setiap usaha yang bisa dijadikan barang jadi.

4. Tingkat Suku Bunga

Pendapatan masyarakat yang naik juga akan mempengaruhi tingkat suku bunga. Suku bunga yang naik akan mempengaruhi perusahaan dalam mengelola modalnya. Pasalnya, banyak perusahaan yang meminjam uang pada bank untuk mencukupi setiap kegiatan usahanya.

Jika bunga yang semakin tinggi tentu akan mempengaruhi kapasitas perusahaan. Selain itu suku bunga juga akan berpengaruh pada investasi yang mana banyak investor yang menanamkan modalnya pada perusahaan.

5. Tingkat Inflasi

Inflasi dapat diartikan dengan tingkat rupiah yang sudah tak terkendali. Dimana tingkat inflasi menjadi salah satu faktor yang menghambat perekonomian. Harga yang meningkat juga akan mempengaruhi naiknya bahan baku tentu juga akan mengurangi permintaan. Selain itu juga mempengaruhi gaji karyawan. Inflasi dibagi menjadi dua yaitu cost push inflation dan demand push inflation.


Sumber Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi

Sumber Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi

Kenaikan pertumbuhan dalam perekonomian berdasarkan pada unsur produk domestik bruto. Ada beberapa hal yang menjadi sumber kenaikan diantaranya kenaikan penawaran tenaga kerja yang mana berkaitan dengan kinerja dari tenaga kerja yang lama lebih produktif dibanding dengan tenaga kerja baru. Dengan tenaga kerja yang bagus akan berpengaruh pada penghasilan yang lebih banyak.

Yang kedua kenaikan sumber daya manusia berhubungan dengan menaikkan SDM dengan modal fisik agar mampu menghasilkan keluaran atau hasil produksi lebih banyak. Sumber yang terakhir kenaikan produktivitas berkaitan dengan adanya teknologi yang semakin maju serta memiliki kinerja yang produktif tentu perekonomian akan mengalami kenaikan.

Baca Juga: pasar persaingan sempurna


Manfaat Pertumbuhan Ekonomi

Manfaat Pertumbuhan Ekonomi

Kemajuan ekonomi pemerintah dapat diukur dengan melihat laju pertumbuhan. Hal itu juga dapat digunakan untuk mengevaluasi tingkat kemakmuran penduduk apabila pendapatan per kapita meningkat, maka penduduk juga akan merasakan. Manfaatnya dapat mengurangi pengangguran dalam masyarakat karena semakin banyak terciptanya lapangan pekerjaan. Perkembangan teknologi akan pesat jika pemerintah memiliki pertumbuhan dalam segi perekonomian

Demikian ulasan mengenai pengertian, teori, ciri-ciri, faktor, sumber kenaikan maupun manfaat tentang pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya pemaparan tersebut dapat memberikan wawasan serta pengetahuan tambahan agar negara indonesia bisa menjadi negara maju dan pertumbuhan dalam perekonomian bisa lebih meningkat. Semoga ulasan di atas bermanfaat

Pertumbuhan Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *