Profil Negara Indonesia : Mengenal Bentuk, Karakteristik dan Sejarahnya

Profil Negara Indonesia

Profil Negara Indonesia – Republik Indonesia (RI) atau Negara Kesatuan Republik Indonesia, atau yang secara umum dikenal dengan nama Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di Kawasan Asia Tenggara.

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau. Dilintasi oleh garis khatulistiwa membuat negara Indonesia tercinta ini berada di antara daratan benua Asia dan juga Australia. Serta berada diantara dua Samudra yakni Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Untuk menjelaskan profil negara Indonesia biasanya akrab menggunakan nama alternatif yakni nusantara. Memiliki populasi penduduk sekitar 270.054.853 jiwa pada tahun 2018, membuat Indonesia menduduki peringkat ke 4 negara dengan penduduk terbanyak. Agar lebih jelasnya lagu simak bahasan di bawah ini.


Profil Indonesia Secara Geografis

Profil Negara Indonesia

Letak Geografis

Negara Indonesia sendiri terletak di benua Asia tepatnya di Asia Tenggara. Secara astronomis, Indonesia berada pada 95’-141’ BT dan antara 6’LU-11’LS. Letak astronomis tersebut ternyata memiliki pengaruh untuk Indonesia antara lain sebagai berikut:

  • Batas negara Indonesia di bagian utara berada di Pulau We sedangkan batas di bagian selatan terletak di Pulau Rote
  • Untuk batas negara bagian barat terletak di Sabang, kemudian batas bagian timur berada di Merauke
  • Berdasarkan letak astronomis negara Indonesia, maka negara ini dilalui oleh garis E Garis ekuator merupakan sebuah garis khayal pada peta ataupun globe yang membagi bumi menjadi dua bagian

Dua bagian sama besar ini ialah bagian utara dan bagian selatan. Garis ekuator sendiri terletak di garis lintang 0 derajat. Jadi bisa dikatakan jika negara Indonesia dilalui oleh garis khatulistiwa

  • Profil Negara Indonesia dilihat dari letak geografis ini menyebabkan Indonesia berada diantara dua benua yakni benua Asia dan benua Australia
  • Negara Indonesia juga berada pada daerah pertemuan antara dua rangkaian pegunungan muda. Yakni sirkum pasifik dan Sikum mediterania yang menyebabkan negara ini memiliki banyak gunung aktif dan rawan gempa.

Iklim Indonesia

Letak serta sifat kepulauan Indonesia menyebabkan negara ini memiliki empat dasar iklim. Simak penjelasan berikut untuk lebih jelasnya:

  • Indonesia yang terletak di garis khatulistiwa menyebabkan suhu rata-rata tahunannya cenderung menjadi tinggi. Bukan hanya itu saja melainkan juga curah hujan tinggi serta kelembaban tinggi
  • Bahkan bisa juga terjadi hujan zenithal ataupun hujan naik ekuator. Iklim tropis di Indonesia juga menyebabkan beraneka ragam flora fauna
  • Sedangkan akibat dari letaknya yang berada diantara 2 benua, maka bisa menyebabkan berhembusnya angin musim yang turut serta membawa dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau.

Pembagian Waktu

Letak geografis ternyata juga berpengaruh pada pembagian waktu di negara Indonesia. Seperti yang diketahui bersama jika Indonesia memiliki tiga pembagian waktu yakni Waktu Indonesia bagian Barat, Waktu Indonesia bagian tengah dan Waktu Indonesia bagian Timur.

Inilah profil negara Indonesia berdasarkan pembagian daerah waktunya:

  • Untuk daerah di Indonesia yang termasuk dalam Waktu Indonesia Barat ialah Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat
  • Daerah Waktu Indonesia bagian Tengah mencakup wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi
  • Sedangkan untuk daerah Waktu Indonesia bagian Timur adalah Maluku serta Papua

Patokan dalam hal pembagian waktu di Indonesia yaitu pada garis bujur 0’ yang melewati kota Greenwich. Itulah mengapa Anda mungkin sering mendengar kata Greenwich Mean Time (GMT).

Baca Juga: Profil Negara Asean


Bentang Alam Negara Indonesia

Profil Negara Indonesia

Profil negara Indonesia ditinjau dari bentang alamnya dibagi menjadi dua yakni daratan dan perairan. Jadi untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut:

Daratan

Daratan yang berada di wilayah negara Indonesia dibedakan menjadi lima macam, yakni sebagai berikut:

  • Daratan rendah yang merupakan daratan dengan ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut
  • Daratan tinggi atau daratan yang memiliki ketinggian di antara 200 hingga 300 meter diatas permukaan laut
  • Pegunungan, yakni sebuah bentuk pegunungan yang bergelombang serta memanjang, dan pada akhirnya akan membentuk rangkaian beberapa gunung
  • Lembah yakni sebuah daratan yang letaknya lebih rendah dan diapit oleh pegunungan
  • Gunung atau yang bisa diartikan sebagai bukit yang besar.

Perairan

Untuk perairan di negara Indonesia masih dibagi lagi menjadi dua jenis yakni perairan darat serta perairan laut. Berikut pembahasannya.

Perairan Darat

Perairan darat ini meliputi sungai, rawa, danau serta air tanah.

Sungai

Sungai merupakan suatu saluran air yang arah alirannya menuju ke laut. Sungai-sungai besar yang ada di Indonesia umumnya bisa digunakan untuk berlayar. Jadi bisa juga difungsikan sebagai sarana transportasi.

Rawa

Rawa merupakan sebuah lahan dengan genangan air yang secara ilmiah terjadi dengan terus menerus ataupun bisa musiman. Hal ini akibat dari drainase yang terhambat.

Biasanya rawa memiliki ciri-ciri khusus secara fisika, kimia dan biologis. Di Indonesia sendiri rawa-rawa banyak ditemukan di hutan.

Danau

Danau ialah sebuah genangan air yang luas serta dikelilingi oleh daratan. Jika Anda pernah menyamakan arti antara telaga dan danau, maka telaga merupakan danau yang berukuran kecil.

Air Tanah

Yang terakhir ialah air tanah yang merupakan air yang terletak di lapisan tanah ataupun bebatuan di bawah permukaan tanah.

Perairan Laut

Sama halnya dengan perairan darat, perairan laut juga masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Yakni paparan benua, lereng benua, basin, palung laut serta punggung laut.

Paparan Benua

Paparan benua atau yang sering disebut dengan landas benua merupakan perluasan perimeter yang ada di masing-masing benua serta terhubung dengan dataran pesisir.

Ada sebuah nama dari landas benua yakni landas insuler yang merupakan landas benua yang mengelilingi sebuah pulau. Sebagian dari landas benua ini terbentuk di periode glasial kemudian tenggelam ke laut dangkal sehingga dikenal dengan istilah teluk.

Baca Juga: Profil Negara Laos

Lereng Benua

Sedangkan lereng benua merupakan bagian relief yang ada di dasar laut yang menurun tajam serta curam. Lereng benua merupakan l=kelanjutan dari landas benua.

Lereng benus ini memiliki sudut kemiringan kurang dari 500 menuju ke dalam laut. Serta memiliki kedalaman antara 200-1.500 m

Basin

Beralih ke basin yang sering disebut dengan lubuk laut memiliki arti sebuah depresi laut yang berbentuk bulat ataupun oval. Contoh dari basin ialah lubuk laut Sulawesi.

Palung Laut

Definisi dari palung laut ialah bagian dasar laut yang dalam yang disebabkan oleh menyusutnya lempeng samudera ke bawah lempeng benua, sehingga lokasinya berada di daerah tumpukan lempeng benua dan lempeng samudera.

Punggung Laut

Sedangkan punggung laut memiliki arti sebuah punggung bukit lautan atau sebuah bentukan di dasar laut yang menyerupai tanggul raksasa. Panjang dari punggung laut sendiri bisa mencapai ribuan kilometer.

Demikianlah sederet informasi mengenai profil negara Indonesia ditinjau dari letak geografis serta bentang alamnya. Dengan mengetahui wilayah Indonesia secara detail diharapkan akan menumbuhkan rasa cinta tanah air kita.

Dan juga setelah membaca artikel ini bisa sedikit membantu Anda dalam memahami keadaan negara Indonesia. Semoga bermanfaat.

Profil Negara Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *