Profil Negara Kamboja : Mengenal Bentuk, Karakteristik dan Sejarahnya

Profil Negara Kamboja

Profil Negara Kamboja – Kamboja adalah salah satu negara yang terletak di Asia Tenggara. Negara ini berbentuk kerajaan dan memiliki ibukota Phnom Penh. Kamboja pernah menjadi daerah jajahan Perancis selama 90 tahun dan berhasil meraih kemerdekaannya pada 9 November 1953 yang lalu. Profil negara Kamboja sangat menarik untuk disimak.

Dikarenakan bentuk pemerintahan yang kerajaan, sistem pemerintahan yang dianut oleh Kamboja adalah monarki konstitusional dengan kepala negara seorang Raja. Selain itu, kepala pemerintahan Kamboja adalah seorang Perdana Menteri yang mengatur keputusan yang akan diambil oleh negara.

Pada zaman dahulu, Kamboja dikenal dengan nama Indo-china dan menjadi tanah kekuasaan dari Kekaisaran Khmer yang berkuasa sekitar abad 11 hingga abad 14. Namun, kekaisaran ini runtuh dan kini menjadi Kerajaan Kamboja.


Profil Lengkap Negara Kamboja

Profil Lengkap Negara Kamboja

Kamboja bisa dikatakan sebagai negara berkembang dengan pertumbuhan yang cukup pesat. Negara ini juga memiliki potensi yang luar biasa yang menjadikannya sebagai kekuatan yang baru di kawasan ASEAN.

Adapun beberapa hal terkait profil negara Kamboja yang penting untuk disimak adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Profil Negara Myanmar

  • Informasi Umum Kamboja

Kamboja merupakan negara dengan ibukota Phnom Penh yang juga termasuk salah satu kota paling modern yang ada di dunia. Selain itu, negara ini menggunakan mata uang Riel Kamboja.

Lagu kebangsaan Kamboja adalah Nokoreach yang bercerita tentang semangat juang dari masyarakat Kamboja. Sedangkan untuk bahasa resmi yang digunakan di Kamboja adalah bahasa Khmer.

Kamboja bisa dikatakan sebagai negara dengan jumlah penduduk yang tidak terlalu besar. Menurut data pada tahun 2013 yang lalu, jumlah penduduk yang tinggal di Kamboja adalah sekitar 15,14 jutaan.

  • Letak Wilayah dan Batas

Secara astronomis, Kamboja terletak di 10 derajat lintang utara dan 14 derajat lintang utara serta 102 derajat bujur timur dan 108 derajat bujur timur. Letak secara astronomis ini mengakibatkan Kamboja memiliki dua musim yang berganti sepanjang tahun, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Terkait batas wilayah, adapun detail mengenai batas wilayah di Kamboja adalah sebagai berikut:

  • Batas negara sebelah barat adalah Thailand
  • Batas negara sebelah utara adalah Thailand
  • Batas negara sebelah selatan adalah Vietnam
  • Batas negara sebelah timur adalah Laos.

Beberapa perbatasan tersebut juga berpengaruh terhadap kondisi alam yang ada di Kamboja. Di negara ini terdapat Sungai Mekong yang merupakan sungai terpanjang di dunia. Selain itu, Kamboja juga memiliki kawasan pegunungan yang cukup banyak di mana membuat suhu di negara tersebut berkisar antara 21 hingga 35 derajat celcius.

  • Bentang Alam Kamboja

Kamboja merupakan negara dengan kondisi alam yang unik dan bervariasi. Beberapa batas negara membuat negara ini memiliki pegunungan yang cukup banyak dan tinggi. Selain itu, di wilayah yang lain di negara Kamboja juga terdapat lembah dengan sungai dan tanah yang subur.

Di wilayah tengah Kamboja terdapat sebuah danau yang sangat terkenal di Kamboja yaitu Tonle Sap. Danau ini memegang peranan penting dalam pertanian penduduk karena menjadi salah satu sumber mata air utama mereka.

Sedangkan di sisi lainnya, Kamboja juga memiliki beberapa gunung. Titik tertinggi di Kamboja ada di Gunung Phum Aoral yang memiliki ketinggian hingga 1.771 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Profil Negara Malaysia

  • Kondisi Penduduk

Penduduk yang mendiami wilayah berasal dari suku yang berbeda-beda. Namun, suku mayoritas yang ada di Kamboja adalah suku Khmer. Selain itu, ada pula suku China dan suku Vietnam.

Bahasa resmi dari penduduk Kamboja adalah bahasa Khmer. Namun, cukup banyak pula penduduk yang menggunakan bahasa Perancis dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah salah satu peninggalan dari penjajahan yang dilakukan Perancis selama puluhan tahun.

Hal lain terkait penduduk di Kamboja adalah agama. Untuk agama resmi, mayoritas penduduk Kamboja menganut agama Buddha. Sedangkan sebagian kecil penduduk lainnya menganut agama Hindu.

  • Kegiatan Ekonomi

Sebagaimana diungkap dalam profil negara Kamboja sebelumnya, Kamboja adalah salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang bisa dikatakan cukup pesat. Tingkat pertumbuhan ekonomi ini tidak terlepas dari beberapa kegiatan perekonomian yang dilakukan dan dikembangkan di Kamboja.

Ada beberapa kegiatan perekonomian yang dilakukan di Kamboja sebagai sumber utama pendapatan negara. Beberapa kegiatan perekonomian tersebut adalah:

  • Pertanian. Kamboja adalah negara agraris dengan pertanian sebagai salah satu kegiatan ekonomi utama mereka. Hasil utama dari pertanian Kamboja adalah padi, lada, kedelai dan jagung.
  • Perkebunan. Ini adalah sumber ekonomi terbesar lain dari Kamboja. Hasil perkebunan yang ada di Kamboja cukup bervariasi, seperti tebu, buah dan juga karet alam.
  • Pertambangan. Kamboja termasuk salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah. Hasil tambang yang terdapat di Kamboja diantaranya adalah bijih besi, tembaga, emas dan juga batubara.
  • Kebudayaan Kamboja

Kamboja bisa dikatakan sebagai salah satu negara yang memiliki beragam budaya yang masih lestari hingga saat ini. Aneka budaya dari Kamboja mengisi acara-acara penting yang ada di negara tersebut dalam berbagai agenda yang berbeda.

Adapun beberapa budaya Kamboja yang masih diselenggarakan hingga saat ini adalah sebagai berikut.

  • Tari Apsara

Apsara merupakan salah satu tari yang menjadi legenda di Kamboja. Tarian ini ditampilkan dalam acara khusus saja yang biasanya berhubungan dengan kerajaan. Misalnya saja, tarian ini dilakukan pada saat menang setelah peperangan bergulir.

Dalam pelaksanaannya, tari Apsara dilakukan dengan diiringi oleh orkes klasik Khmer. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tari ini kini menjadi bagian dari pertunjukan budaya Kamboja.

  • Buong Suong

Buong Suong adalah salah satu tari legendaris yang ada di Kamboja. Pakar sejarah mengatakan bahwa tarian ini merupakan tarian yang paling tua di Kamboja. Dulu, tarian ini dilakukan oleh kerajaan sebagai bagian dari ritual untuk meminta hujan kepada dewa.

Akan tetapi, kini tarian ini sudah sangat jarang dimainkan. Ada beberapa sumber mengatakan bahwa Khmer Merah –partai komunis di Kamboja, telah membunuh para penari sehingga menyebabkan trauma yang mendalam.

  • Robam Trot

Tarian lain dari Kamboja yang merupakan budaya setempat adalah Robam Trot. Ini adalah salah satu tarian yang biasanya akan dihadirkan dalam perayaan tahun baru di Kamboja. Para pakar mengatakan bahwa tarian ini adalah tarian yang dipengaruhi oleh budaya India Kuno pada masa lalu.

Penduduk setempat mengatakan bahwa tarian ini adalah lambang dari pengharapan. Dengan tarian ini, para penduduk berharap bahwa kehidupan di hari esok akan lebih baik dari masa sebelumnya.

Beberapa informasi di atas menjelaskan beberapa hal menarik tentang Kamboja. Meskipun sempat mengalami masa susah pada zaman dulu –terlebih ketika Khmer Merah berkuasa, Kamboja beranjak meninggalkan luka lama dan membentuk negara baru yang lebih tangguh.

Dengan perbaikan mendetail di seluruh bagian negara, Kamboja menjelma menjadi salah satu negara berkembang yang mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Demikian beberapa ulasan tentang profil negara Kamboja. Semoga bermanfaat.

Profil Negara Kamboja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *