Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui dan Jenisnya

Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui – Apa saja sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui? di lingkungan manusia terdapat makhluk hidup dan mati yang semuanya berhubungan dengan keperluan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, secara tidak langsung semua yang terdapat di alam ini merupakan sumber daya alam, karena dibutuhkan manusia.

Jika dikaji dari segi bagaimana cara melestarikannya, sumber daya alam terbagi menjadi dua jenis, yakni ada yang dapat diperbaharui dan sebaliknya ada juga sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Sumber daya alam ialah segala sesuatu yang dapat ditemukan di alam yang berpotensi dalam kehidupan manusia yang dapat dikembangkan dalam proses produksi. Keberadaannya terbentuk dari proses alamiah.


Pengertian Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Pengertian Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui yakni sumber daya alam yang memiliki limit/ bersifat terbatas dan keberadaannya tidak bisa dikembalikan seperti semula. Jikalau digunakan secara terus-menerus, maka perlahan akan berkurang dan akhirnya akan habis.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui ini terpendam sekian lamanya di dalam tanah. Mengingat proses pembentukannya yang begitu sulit dan memakan waktu lama, maka dari itu diharapkan dapat bersikap bijaksana dalam penggunaannya.

Baca Juga: sistem informasi geografis


Apa Saja Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui?

Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Keberadaan sumber daya alam di bumi ini, sangatlah melimpah. Salah satunya sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dengan kuantitas yang cukup banyak. Meskipun begitu, keberadaannya harus digunakan secara hemat. Berikut ini hanyalah beberapa yang mewakilinya :

1. Batu Bara

Batu bara merupakan arang yang diambil dari dalam tanah, berasal dari pembusukan tumbuhan darat, tumbuhan air, dan sebagainya yang telah menjadi batu. Hal tersebut membuat batu bara bersifat mudah terbakar. Batu bara banyak digunakan dan diolah untuk dijadikan bahan bakar, pembuatan nilon, plastik, obat, cat, dan industri kimia lainnya. Selain itu juga dimanfaatkan sebagai bahan bakar pada kereta api atau pun kapal laut.

Hal tersebut mengakibatkan adanya peningkatan dalam kegunaan dan kebutuhan batu bara. Keadaan inilah yang mendorong manusia untuk mencari sumber-sumber batu bara dan menambangnya sebanyak mungkin. Apabila penambangan batu bara dilakukan secara terus-menerus dan dalam waktu yang cukup lama, maka persediaan batu bara akan cepat habis.

2. Minyak Bumi

Minyak bumi juga dapat digunakan dan diolah menjadi bahan bakar, seperti solar, bensin, minyak tanah, dan avtur. Selain itu, pengolahan minyak bumi ini akan menghasilkan pelumas, lilin, parafin, aspal, plastik, pewarna, obat, dan sebagainya. Keberadaannya dihasilkan dari sedimen makhluk zaman dahulu kala yang membutuhkan waktu jutaan tahun lamanya.

Karena itulah, kuantitasnya sangatlah terbatas. Sedangkan kebutuhannya dalam kehidupan manusia sangatlah meningkat, sehingga mendorong manusia mencari sumber-sumber minyak bumi yang baru. Selain itu, minyak bumi juga bermanfaat sebagai sumber penghasilan Negara. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan minyak bumi juga digunakan sebagai sumber devisa Negara yakni dengan menjualnya ke Negara lain.

3. Tembaga

Tembaga merupakan salah satu barang tambang logam, tepatnya logam lunak merah-muda. Pemanfaatannya sangatlah banyak, bisa digunakan sebagai bahan pada kabel listrik, kumparan dinamo, bisa juga digunakan mata uang logam, perkakas yang berbahan logam dan sebagainya.

Sebagai salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui lagi, maka penggunaan tembaga hendaknya disikapi dengan bijaksana, sehingga keberadaannya bias lebih lama.

4. Emas

Emas merupakan logam mulia berwarna kuning yang dapat ditempa dan dibentuk sedemikian rupa. Biasanya dibuat perhiasan, seperti cincin, kalung, gelang, dan sebagainya. Emas juga biasanya dianggap sebagai barang berharga, tidak sedikit yang menggunakannya sebagai alat pembayaran.

Baca Juga: lapisan matahari

5. Perak

Perak merupakan logam murni berwarna putih dengan tekstur yang lunak dan lentuk, sehingga mudah ditempa. Perlu diketahui perak merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat menghantarkan listrik secara baik. Selain itu banyak dimanfaatkan pula dalam bidang kesehatan, bidang industry yakni sebagai bahan dasar dalam pembuatan peralatan dapur, pembuatan medali dan uang koin, serta dimanfaatkan sebagai perhiasan.

6. Aluminium

Logam jenis satu ini merupakan logam berwarna putih yang kualitas tahan karatnya sedikit, dan tidak sulit menghantarkan panas. Aluminium ini banyak dimanfaatkan dalam pembuatan berbagai perlengkapan dapur, mebel yakni perabot yang diperlukan dalam melengkapi rumah, kantor dan sebagainya.

7. Besi

Besi merupakan jenis logam yang keberadaannya cukup masyhur. Karakteristiknya sebagai logam yang keras dan kuat, menjadikan besi lebih mampu dalam menahan beban yang berat. Sehingga, pemanfaatan besi banyak digunakan dalam pembuatan senjata, mesin atau pun bahan konstruksi.

8. Baja

Baja merupakan logam yang memiliki karakteristik kuat tidak mudah rusak jika terkena reaksi kimia, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai baja beton, yakni baja yang digunakan dalam konstruksi beton, kendaraan atau pun pembuatan mesin, dan sebagainya.

9. Nikel

Meteorit di dalamnya terdapat komponen nikel. Pemanfaatan nikel dilakukan dengan cara menggabungkannya dengan logam. Hal ini akan berpadu dan menciptakan bahan yang kuat dengan tahan panas dan karat.

10. Mangan

Mangan sejenis logam yang warnanya mendekati hitam. Karakteristiknya yang keras dan tidak mudah pecah/ rapuh serta tidak bersifat magnetis membuat mangan dimanfaatkan sebagai bahan dalam beberapa industri. Mangan banyak dimanfaatkan dalam pembuatan baja, keramik, serta pembuatan batu baterai.

11. Platina

Platina merupakan logam yang memiliki tekstur dengan warna putih keabu-abuan atau lazim disebut juga emas putih. Logam yang satu ini dapat dimanfaatkan juga dalam pengobatan tradisional dengan menggunakan jarum yang dibuat dari platina.

12. Timah

Timah merupakan logam yang tidak terlalu keras dan memiliki warna putih bercampur perak, dengan struktur kristal yang tinggi. Sifatnya lunak dan tahan karat. Dimanfaatkan sebagai campuran dalam pembuatan kertas bungkus, perkakas dapur, bahan solder, dan sebagainya.

13. Mineral

Selanjutnya terdapat sumber daya alam yang berupa mineral. Mineral hadir dengan kuantitas yang tidak sedikit, namun memiliki limit/ batas tertentu. Oleh karenanya harus ada penghematan dalam menggunakannya. Mineral ialah sebuah benda padat homogen yang terbentuk secara alamiah dan mempunyai komposisi tertentu. Mineral ada yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar, misalnya batu bara, minyak bumi, dan mineral radioaktif.

14. Gas Bumi

Sama halnya dengan minyak bumi, gas bumi juga banyak dimanfaatkan sebagai penyedia energi. Banyak digunakan sebagai bahan bakar dalam memasak atau pun digunakan sebagai bahan bakar mesin. Keberadaan gas bumi di Indonesia sangatlah melimpah, meskipun begitu manusia harus cerdas dan hemat dalam menggunakannya, sehingga keberadaan gas bumi di alam bisa lebih lama dan tidak cepat habis.

Sumber daya alam yang sifatnya tidak dapat diperbarui, karena tidak dapat dipulihkan/ memulihkan kembali dalam waktu singkat apabila telah habis masanya sehingga dalam penggunaannya harus sehemat mungkin.

Sebelum sumber daya alam tersebut habis, maka harus dilakukan cara penghematan dalam menggunakannya, dimanfaatkan secara tepat guna dan berdaya guna serta mencari bahan baku yang lainnya untuk dijadikan alternatif.

Uraian di atas hanyalah sebagian dari banyaknya jenis daya alam yang tidak dapat diperbaharui, masih banyak jenis sumber daya lainnya yang dapat ditemukan di bumi ini. Demikian pembahasan kali ini, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.

Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *