Tugas Kepala Sekolah : Penjelasan Kompetensi dan Uraian Perannya

Tugas Kepala Sekolah

Tugas Kepala Sekolah – Idealnya, setiap sekolah pasti memiliki kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah. Kepala sekolah diusulkan oleh forum guru, dewan peserta didik, maupun perwakilan orang tua peserta didik.

Kemudian diseleksi oleh Dinas Pendidikan yang nantinya dilantik oleh wali kota. Jika sudah dilantik, hendaknya melaksanakan setiap tugas kepala sekolah yang telah dimandatkan.

Tugas tersebut tentunya tidak mudah untuk dilaksanakan bagi setiap kepala sekolah. Namun, itulah tantangannya yaitu setiap kepala sekolah harus mampu mengemban tanggung jawabnya dengan baik dan sesuai aturan yang ada. Sebelum mengetahui tugas apa saja yang harus dilaksanakan, sebaiknya memahami dahulu mengenai pengertian kepala sekolah.


Pengertian Kepala Sekolah

Tugas Kepala Sekolah

Secara harafiah, kepala sekolah bisa diartikan sebagai pemimpin sekolah. Hal tersebut juga bisa berarti dengan seorang guru yang memiliki fungsi tambahan, yaitu untuk memimpin sekolah, tempat di mana adanya proses belajar mengajar. Kepala sekolah merupakan pemimpin tertinggi di sekolah, sehingga segala keputusannya akan berpengaruh pada kemajuan sekolah.

Setiap kepala sekolah diharuskan memiliki kepemimpinan yang baik karena akan berimbas pada pelaksanaan tugas maupun fungsi yang dimiliki kepala sekolah. Kepala sekolah juga harus memiliki kemampuan sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, innovator, dan motivator yang baik.

Baca Juga: Tugas Administrasi


Fungsi dan Tugas Kepala Sekolah

Tugas Kepala Sekolah

Fungsi dan tugas kepala sekolah saling berkaitan satu sama lain.  Oleh karena itu keduanya tidak bisa terpisahkan. Fungsi yaitu aktivitas yang memiliki jenis yang sama berdasarkan pelaksanaannya, sedangkan tugas yaitu suatu pekerjaan yang harus dilaksanakan. Oleh karena itu, tugas pasti berada di dalam fungsi, yang dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Fungsi Manajerial

Fungsi pertama seorang kepala sekolah yaitu fungsi manajerial. Kepala sekolah dituntut untuk mampu mengatur segala hal yang berkaitan dalam lingkungan sekolah, mulai dari guru, murid, dan kegiatan belajar mengajar. Jika fungsi tersebut dilaksanakan dengan baik, maka akan berpengaruh pada performa perangkat sekolah.

Perangkat sekolah tersebut bisa berarti meningkatnya status akreditasi sekolah, kinerja guru, dan prestasi murid. Oleh karena itu, fungsi manajerial seorang kepala sekolah harus dilaksanakan dengan sempurna dan penuh tanggung jawab. Untuk menjalankan fungsi tersebut, kepala sekolah memiliki tugas yang diemban, yaitu:

  • Melakukan penyusunan perencanaan sekolah dengan rinci.
  • Mengoptimalkan sumber daya sekolah.
  • Mengembangkan organisasi sekolah yang sesuai dengan visi dan misi sekolah.
  • Menciptakan iklim dan budaya sekolah yang kondusif dan inovatif untuk peserta didik.
  • Mengelola guru dan staf sebagai sumber daya manusia di sekolah agar berfungsi dengan optimal.
  • Menjalankan komunikasi yang efektif antara sekolah dan masyarakat untuk mencari ide, sumber belajar, maupun pembiayaan sekolah.
  • Mengelola sarana dan prasarana sekolah.
  • Menata peserta didik, baik saat penerimaan peserta didik baru maupun mengembangkan kapasitas peserta didik.
  • Melakukan pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.
  • Mengelola keuangan sekolah dengan efektif, akuntabel, dan transparan.
  • Melakukan pembenahan di setiap unit layanan khusus sekolah termasuk tata usaha sekolah untuk mencapai tujuan sekolah.
  • Mengelola sistem informasi sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, penyusunan program, dan pengambilan keputusan.
  • Memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk meningkatkan pembelajaran dan manajemen sekolah.
  • Melakukan pengawasan, evaluasi, dan pelaporan dalam setiap pelaksanaan program kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat dan membuat perencanaan untuk menindaklanjutinya.

2. Fungsi Perencanaan

Fungsi perencanaan tidak kalah penting daripada fungsi manajerial. Pasalnya, perencanaan sangat dibutuhkan bagi kemajuan sekolah. Tiap kepala sekolah diwajibkan memiliki perencanaan yang matang, rinci, dan detail. Perencanaan tersebut misalnya merencanakan kegiatan belajar mengajar, pelatihan guru dan staff, ekstrakulikuler, maupun peningkatan fasilitas yang mendukung kemajuan sekolah.

Sebelum melakukan perencanaan, setiap kepala sekolah sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu. Riset tersebut dapat dilakukan untuk menentukan program apa yang akan dijalankan nantinya. Tanpa menggunakan riset, tentunya rencana yang akan dilakukan bisa menjadi sia-sia maupun tidak memiliki dampak yang signifikan untuk kemajuan sekolah.

Setiap kepala sekolah diwajibkan untuk menjalankan fungsi perencanaan dengan baik. Jika tidak, maka sekolah yang dipimpin tidak memiliki tujuan tertentu sehingga menimbulkan dampak yang buruk. Hal tersebut juga bisa mengundang adanya tindakan penyalahgunaan wewenang atas kepala sekolah.

Berikut ini adalah tugas kepala sekolah yang sesuai dengan fungsi perencanaan yang seharusnya dijalankan:

  • Melakukan perencanaan dibidang keuangan, mulai dari menentukan besaran uang sekolah yang harus dibayarkan peserta didik.
  • Merencanakan, mengusulkan, dan mengesahkan anggaran belanja dan anggaran pendapatan sekolah.
  • Melakukan perencanaan sekolah dengan melibatkan dinas pendidikan, pemilik sekolah, maupun stakeholders sekolah lainnya.
  • Melaksanakan visi dan misi yang telah ditetapkan oleh sekolah.
  • Melakukan perencanaan untuk kemajuan sekolah, misalnya pengembangan karir staff, evaluasi staff, dan penambahan staff.
  • Menyusun target kerja yang harus dicapai bagi semua guru maupun staff dan melakukan evaluasi secara berkala.
  • Melakukan perencanaan untuk meningkatkan fasilitas yang dimiliki sekolah.

Baca Juga: Tugas Dpd 

3. Fungsi Pengawasan

Fungsi selanjutnya yang diemban oleh seorang kepala sekolah adalah fungsi pengawasan. Tentunya fungsi ini harus berlaku di lingkungan sekolah dan terhadap siapa saja. Pasalnya, seorang kepala sekolah dituntut untuk adil dan objektif dalam melakukan pengawasan, tanpa berat sebelah ke pihak tertentu.

Kepala sekolah harus jeli dalam melaksanakan fungsi pengawasan untuk memberikan sanksi maupun reward pada setiap perangkat sekolah. Dengan begitu, kepala sekolah juga memiliki andil untuk menegakkan keadilan dan peraturan yang berlaku di lingkungan sekolah. Pengawasan juga berlaku untuk setiap kegiatan yang dilakukan di lingkungan sekolah.

Berikut ini adalah tugas kepala sekolah yang dapat dilihat dari segi fungsi pengawasan:

  • Menyusun aturan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan sekolah, baik untuk guru, staff, maupun peserta didik.
  • Memberikan sanksi pada setiap perangkat sekolah yang melanggar aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
  • Menjaga perangkat sekolah untuk bersikap sesuai norma yang berlaku agar membawa nama baik sekolah, meskipun berada di luar lingkungan sekolah.
  • Meningkatkan pengawasan dengan berperan dan terlibat aktif dalam forum kepala sekolah.
  • Mendelegasikan fungsi pengawasan juga kepada perangkat sekolah yang berwenang, misalnya wakil kepala sekolah dan ketua divisi keamanan sekolah.
  • Memastikan lingkungan sekolah selalu aman dan nyaman untuk semua perangkat sekolah, termasuk peserta didik.

4. Fungsi Dukungan

Fungsi kepala sekolah selanjutnya yaitu fungsi dukungan. Hal tersebut berarti kepala sekolah wajib melakukan dukungan bagi setiap perangkat sekolah. Fungsi dukungan patut dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membuat peserta didik semakin nyaman berada di sekolah.

Tentunya, fungsi ini harus dijalankan dengan adil, tanpa memilih kepada siapa dukungan tersebut akan dijalankan. Untuk menjalankan fungsi ini, kepala sekolah memiliki tugas yang diemban. Tugas kepala sekolah yang berhubungan dengan fungsi dukungan yaitu sebagai berikut:

  • Memberikan bantuan baik materil maupun non-materiil bagi perwakilan sekolah yang akan mengikuti kompetisi maupun perlombaan.
  • Mendukung jika ada guru, staff, maupun peserta didik yang melakukan inovasi.
  • Memberikan dukungan apabila terdapat perangkat sekolah yang mengalami atau terlibat masalah.

5. Fungsi Sosial

Fungsi ini patut dijalankan untuk memberikan manfaat yang nyata bagi setiap perangkat maupun stakeholders sekolah. Kepala sekolah juga dituntut untuk selalu peka terhadap isu sosial yang ada di lingkungan sekolah dan memiliki solusi untuk menyelesaikannya.

Fungsi sosial patut dijalankan sebagai salah satu wujud kompetisi wajib yang dimiliki kepala sekolah. Misalnya yaitu melakukan kerja sama yang saling menguntungkan dan bermanfaat bagi sekolah. Selain itu juga dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat yang dapat meningkatkan citra dari sekolah yang dipimpin.

Tugas kepala sekolah yang dapat dilihat dari fungsi sosial yaitu sebagai berikut:

  • Memberikan beasiswa pada peserta didik yang berprestasi.
  • Memfasilitasi sekolah dengan luar sekolah untuk menyelesaikan masalah.
  • Peka terhadap isu sosial yang berkembang di lingkungan sekolah.
  • Memberikan solusi terhadap peserta didik yang kurang mampu.

Mengemban status sebagai kepala sekolah memanglah tidak mudah. Banyak fungsi dan tugas kepala sekolah yang wajib diamalkan demi meningkatkan mutu sekolah. Pastikan setiap fungsi dan tugasnya dilakukan dengan baik, adil, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tugas Kepala Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *